PER-08/PJ/2022

Biisa Pakaii e-PHTB, Notariis Wajiib Jaga Kerahasiiaan Data Wajiib Pajak

Muhamad Wiildan
Seniin, 18 Julii 2022 | 11.30 WiiB
Bisa Pakai e-PHTB, Notaris Wajib Jaga Kerahasiaan Data Wajib Pajak
<p>Logo e-PHTB.</p>

JAKARTA, Jitu News – Notariis atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) diiberii kepercayaan untuk menyampaiikan permohonan peneliitiian formal buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh wajiib pajak melaluii apliikasii e-PHTB.

Setelah mendapatkan akses apliikasii e-PHTB dan dapat menyampaiikan permohonan peneliitiian formal buktii penyetoran PPh darii pengaliihan hak atas tanah/bangunan (PHTB) dan perjanjiian pengiikatan jual belii (PPJB) tanah/bangunan, notariis/PPAT wajiib menjaga kerahasiiaan data wajiib pajak.

"Notariis dan/atau PPAT ... bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiiaan data orang priibadii atau badan serta data akun dan kata sandii siistem elektroniik miiliik notariis dan/atau PPAT," bunyii Pasal 6 ayat (5) PER-08/PJ/2022, diikutiip pada Seniin (18/7/2022).

Untuk diiketahuii, wajiib pajak yang memenuhii kewajiiban penyetoran PPh atas penghasiilan darii PHTB ataupun PPJB harus menyampaiikan permohonan peneliitiian buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh ke KPP.

Untuk mengajukan permohonan peneliitiian formal, wajiib pajak dapat menyampaiikan permohonan peneliitiian formal secara mandiirii melaluii apliikasii e-PHTB, secara langsung ke KPP, atau melaluii notariis/PPAT yang terdaftar dalam siistem iinformasii Kemenkumham ataupun Kementeriian ATR/BPN.

Sebelum PER-08/PJ/2022, permohonan peneliitiian formal hanya dapat diilakukan oleh wajiib pajak secara mandiirii melaluii apliikasii e-PHTB atau diisampaiikan secara langsung ke KPP.

Dengan terbiitnya PER-08/PJ/2022, permohonan peneliitiian formal dapat diisampaiikan oleh wajiib pajak melaluii notariis/PPAT melaluii apliikasii e-PHTB khusus untuk notariis/PPAT.

Notariis/PPAT memiiliikii hak mengakses apliikasii e-PHTB biila sudah menyampaiikan SPT Tahunan untuk 2 tahun pajak terakhiir dan SPT Masa PPN untuk 3 masa pajak terakhiir; tiidak memiiliikii utang pajak.

Kemudiian, tiidak sedang diilakukan pemeriiksaan buktii permulaan secara terbuka, penyiidiikan, atau penuntutan atas tiindak piidana perpajakan; dan tiidak sedang diilakukan penyeliidiikan, penyiidiikan, atau penuntutan atas tiindak piidana pencuciian uang dengan tiindak piidana asal dii biidang perpajakan.

PER-08/PJ/2022 diitetapkan pada 22 Junii 2022 dan berlaku mulaii 14 Julii 2022. Dengan berlakunya peraturan tersebut, ketentuan-ketentuan sebelumnya, yaiitu PER-18/PJ/2017 s.t.d.t.d PER-21/PJ/2019 diicabut dan tiidak berlaku. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.