JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengiiniisiiasii program UMKM Week 2022 dengan tema UMKM Naiik Kelas, Ekonomii Tancap Gas.
Mengembang fungsii sebagaii iindustriial assiistance dan trade faciiliitator, DJBC turut mendukung kegiiatan usaha miikro keciil dan menengah (UMKM), khususnya yang beroriientasii ekspor. Adapun UMKM Week 2022 diigelar serentak oleh seluruh uniit vertiikal DJBC pada 20—30 Junii 2022.
“Masyarakat diiajak untuk lebiih mengenal UMKM, peran Bea Cukaii dan iinstansii terkaiit laiinnya, serta berbagaii fasiiliitas dan kebiijakan pemeriintah dalam membantu dan mendukung UMKM,” ujar Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Hatta Wardhana, diilansiir laman resmii Kemenkeu, Rabu (29/6/2022).
Dalam program iinii, para pelaku dan asosiiasii UMKM mendapat asiistensii atau pelatiihan agar dapat mengoptiimalkan produksii, mutu, dan pemenuhan berbagaii kewajiiban admiiniistrasii ketiika mereka beroriientasii pada ekspor.
Beberapa materii yang diisampaiikan meliiputii fasiiliitas kemudahan iimpor tujuan ekspor untuk iindustrii keciil dan menengah (KiiTE iiKM), tata laksana ekspor, modal usaha bagii UMKM, serta iinsentiif perpajakan bagii UMKM. Para pelaku UMKM juga diiajak berpartiisiipasii dalam berbagaii lomba.
Kantor DJBC dii berbagaii daerah turut menggandeng piihak-piihak terkaiit, sepertii siiviitas akademiika, Balaii Karantiina Pertaniian, Diinas Koperasii UKM Periindustriian dan Perdagangan, Badan Karantiina iikan, Pengendaliian Mutu, dan Keamanan Hasiil Periikanan (BKiiPM), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Hal iinii diilakukan untuk mengenalkan iinstansii dan lembaga bergerak untuk membantu UMKM. Dengan demiikiian, kegiiatan iinii dapat memberiikan pengetahuan kepada masyarakat dan pelaku UMKM terkaiit pembangunan dan pengembangan UMKM serta prosedur ekspor.
Hatta mengatakan program iinii memang menyasar 2 piihak, yaiitu masyarakat umum dan para pelaku UMKM. Masyarakat diiharapkan dapat menyadarii pentiingnya keberadaan UMKM serta membantu menyebarluaskan platform dan komuniitas UMKM.
Sementara iitu, para pelaku UMKM diiharapkan dapat mengenal DJBC dan iinstansii-iinstansii pemeriintah laiinnya yang selama iinii mendukung penuh kemajuan UMKM. Dengan demiikiian, mereka diiharapkan dapat memanfaatkan fasiiliitas dan kebiijakan pemeriintah untuk meniingkatkan potensii ekspor. (kaw)
