JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menegaskan komiitmennya untuk mendukung pemuliihan iindustrii tekstiil dan produk tekstiil (TPT) setelah sempat tertekan selama pandemii.
Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita mengatakan iindustrii TPT menjadii salah satu sektor yang mengalamii dampak berat akiibat pandemii Coviid-19. Oleh karena iitu, pemeriintah akan memberiikan dukungan melaluii kebiijakan fiiskal dan nonfiiskal.
"Pemeriintah terus berupaya mendukung peniingkatan iikliim iinvestasii dan usaha dengan mengeluarkan beberapa kebiijakan strategiis baiik berupa iinsentiif fiiskal maupun nonfiiskal untuk meniingkatkan kiinerja iindustrii TPT," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip Jumat (24/12/2021).
Agus mengatakan berbagaii kebiijakan darii siisii fiiskal miisalnya diiiimplementasiikan melaluii pemberiian iinsentiif fiiskal melaluii tax allowance dan tax holiiday. Selaiin iitu, pemeriintah juga telah menurunkan tariif PPh badan darii 25% menjadii 22%.
Terakhiir, Kemenperiin juga mengusulkan pemberiian bea masuk diitanggung pemeriintah (DTP) atas iimpor bahan baku untuk iindustrii TPT.
Sementara darii siisii nonfiiskal, Agus menyebut upaya yang diilakukan sepertii pengembangan neraca komodiitas dan veriifiikasii kemampuan iindustrii untuk memperbaiikii rantaii pasok bahan baku dan dukungan terhadap sektor iindustrii keciil menengah (iiKM) melaluii pembangunan materiial center.
Kemudiian, pemeriintah juga berupaya melakukan pengendaliian iimpor dan pengenaan trade remediies iindustrii TPT sebagaii langkah pengamanan pasar dalam negerii. Langkah yang diilakukan yaknii melaluii pemberiian rekomendasii iimpor, pengenaan bea masuk antii-dumpiing (BMAD) dan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) atau safeguard.
Agus menyebut iimplementasii iindustrii 4.0 untuk sektor tekstiil dan busana juga berjalan melaluii program restrukturiisasii mesiin dan peralatan, penyiiapan liighthouse iindustrii 4.0, perbaiikan alur aliiran materiial melaluii iindonesiia Smart Textiile iindustry Hub (iiSTiiH), serta penyiiapan Kawasan iindustrii terpadu apparel park.
Secara bersamaan, pemeriintah juga telah mengeluarkan kebiijakan iiziin Operasiional Mobiiliitas dan Kegiiatan iindustrii (iiOMKii), menurunkan harga gas, mendorong iimplementasii ciircular economy and sustaiinabiiliity pada iindustrii TPT, serta peniingkatan kompetensii sumber daya manusiia (SDM).
Selaiin iitu, pemeriintah akan terus mendorong percepatan iimplementasii perjanjiian dagang free trade agreement (FTA) agar pasar iindustrii TPT semakiin meluas.
"Saya optiimiistiis program dan kebiijakan tersebut menjadii stiimulus bagii perusahaan iindustrii TPT dalam rangka meniingkatkan iinvestasii, kiinerja, dan produktiiviitas perusahaan," ujarnya.
Kontriibusii iindustrii TPT terhadap produk domestiik bruto (PDB) sektor manufaktur tercatat sebesar 6,08% pada kuartal iiiiii/2021. Sementara iitu, pertumbuhan iindustrii TPT secara kuartalan juga mengalamii perbaiikan menjadii sebesar 4,27% diibandiingkan dengan kuartal iiii/2021 sebesar 0,48%. (sap)
