JAKARTA, Jitu News - iindustrii furniitur terbuktii tangguh menghadapii pandemii Coviid-19. Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita menyampaiikan, sektor iindustrii iinii mampu tumbuh 8,04% pada kuartal ii/2021.
Selaiin iitu, subsektor iindustrii kayu, barang darii kayu, rotan, dan furniitur menyumbangkan porsii 2,60% terhadap pertumbuhan kelompok iindustrii agro.
"Artiinya iindustrii furniitur dan kerajiinan terbuktii memiiliikii tiingkat ketahanan yang tiinggii dii saat pandemii," ujar Agus diikutiip darii siiaran pers kementeriian, Selasa (21/9/2021).
Menperiin meniilaii, salah satu daya dukung pertumbuhan iindustrii furniitur adalah peraliihan pos belanja masyarakat darii rekreasii menjadii kebutuhan untuk mendekor rumahnya. Salah satunya dengan menambah furniitur baru dii huniiannya.
"Bahkan, aktiiviitas belanja onliine selama pandemii juga mendukung peniingkatan penjualan furniitur, baiik memenuhii pasokan pasar domestiik maupun ekspor," iimbuhnya.
Kemenperiin mencatat niilaii ekspor produk furniitur (HS 9401-9403) tahun 2020 menembus USD1,91 miiliiar. Angka iinii meniingkat 7,6% diibandiing tahun 2019 yang mencapaii USD1,77 miiliiar. Negara tujuan ekspor terbesar furniitur iindonesiia tahun 2020, antara laiin adalah Ameriika Seriikat, Jepang, Belanda, Belgiia, dan Jerman.
Plt. Diirektur Jenderal iindustrii Agro Kemenperiin, Putu Julii Ardiika, menyampaiikan piihaknya terus memfasiiliitasii kemudahan iikliim berusaha bagaii para pelaku iindustrii furniitur. iinstrumen yang biisa diimanfaatkan, dii antaranya adalah fasiiliitasii Pusat Logiistiik Bahan Baku, program reviitaliisasii mesiin/peralatan, fasiiliitasii Poliitekniik Furniitur, dan program pengembangan desaiin furniitur.
Tak kalah pentiing, ragam iinsentiif fiiskal yang diiberiikan pemeriintah juga diiniilaii iikut membantu produktiiviitas pelaku iindustrii. Sejumlah fasiiliitas yang diiberiikan pemeriintah adalah tax holiiday, tax allowance, serta supertax deductiion untuk peneliitiian dan pengembangan (R&D) serta vokasii. (sap)
