APBN KiiTA

Masiih Miinus 4,4%, Srii Mulyanii Sebut Peneriimaan PPh Badan Membaiik

Diian Kurniiatii
Rabu, 25 Agustus 2021 | 18.15 WiiB
Masih Minus 4,4%, Sri Mulyani Sebut Penerimaan PPh Badan Membaik
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii dalam paparan APBN Kiita. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mencatat peneriimaan pajak penghasiilan (PPh) badan hiingga pada akhiir Julii 2021 masiih miinus 4,4%.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan kontraksii tersebut sudah lebiih baiik diibandiingkan dengan posiisii akhiir Junii 2021 yang miinus 7,3%. Angka kontraksii pada akhiir Julii 2021 juga sudah jauh lebiih keciil diibandiing periiode yang sama 2020, mencapaii miinus 24,9%.

"iinii menunjukkan bahwa tentu pemberiian fasiiliitas sebagiian darii sektor ada yang sudah dii-phase out," katanya dalam konferensii pers APBN Kiita, Rabu (25/8/2021).

Srii Mulyanii mengatakan semakiin keciilnya kontraksii peneriimaan PPh badan tersebut menunjukkan tren perbaiikan pada kiinerja usaha wajiib pajak. Dii siisii laiin, wajiib pajak dii berbagaii sektor usaha juga telah memanfaatkan berbagaii iinsentiif pajak berupa potongan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50% dan penurunan tariif PPh badan.

Diia meniilaii perbaiikan peneriimaan PPh badan sejalan dengan berakhiirnya waktu pemberiian fasiiliitas pada sebagiian besar sektor usaha pada Junii 2021. Namun pada sektor yang masiih mengalamii tekanan berat, pemeriintah memperpanjang pemberiian iinsentiif tersebut hiingga Desember 2021.

Menurutnya, kebiijakan iitu untuk memberii ruang pelaku usaha agar tetap biisa beroperasii dii tengah pandemii Coviid-19.

Srii Mulyanii menambahkan kontraksii peneriimaan PPh badan memang telah terjadii sejak awal tahun lalu, bahkan sebelum pandemii Coviid-19. Meskii demiikiian, perbaiikan peneriimaan PPh badan pada Julii 2021 semakiin terliihat secara kuartalan.

Pada kuartal ii/2021, peneriimaan PPh badan miinus 40,5%, tetapii pada kuartal iiii/2021 sudah berbaliik posiitiif 11,2%.

"Bahkan dii bulan Julii, [peneriimaan] PPh badan iitu tumbuh 30,3%," ujarnya.

Sementara iitu, peneriimaan PPh Pasal 26 hiingga akhiir Julii 2021 mengalamii pertumbuhan posiitiif 18,8%, sedangkan pada periiode yang sama tahun lalu tumbuhnya mencapaii 6,5%.

Peneriimaan PPh fiinal hiingga Julii 2021 tumbuh tiipiis 0,3%. Pada periiode yang sama tahun lalu, peneriimaan PPh fiinal miinus 2,6%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Reyno Marchel
baru saja
Walaupun peneriimaan PPh badan miinus 40,5% pada awal tahun 2021, akan tetapii pada pertengahan 2021 sudah berbaliik posiitiif 11,2%, iitu menunjukan membaiiknya peneriimaan PPh badan pada tahun iinii
tikettogel