JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah kembalii memberiikan bantuan subsiidii kuota iinternet untuk siiswa, mahasiiswa, guru, dan dosen pada periiode September hiingga November 2021.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan penyaluran subsiidii iinternet sempat terhentii karena data siiswa dan mahasiiswa berubah ketiika tahun ajaran baru. Ketiika data telah diiperbaruii, pemeriintah siiap kembalii menyalurkan bantuan iinternet untuk membantu pelajar dan tenaga pendiidiik yang harus menjalanii pembelajaran jarak jauh akiibat pandemii Coviid-19.
"Basiis data awal yang diipakaii sebelumnya sampaii pertengahan 2021, perlu untuk dii-update dengan tahun ajaran baru. Namun poliicy-nya tiidak berubah," katanya melaluii konferensii viideo, Rabu (4/8/2021).
Srii Mulyanii mengatakan surveii menunjukkan 85% responden yang meneriima subsiidii kuota 2020 merasa terbantu. Oleh karena iitu, pemeriintah perlu melanjutkan pemberiian bantuan karena proses pembelajaran jarak jauh masiih berjalan hiingga saat iinii.
Bantuan iitu diisalurkan melaluii Kementeriian Pendiidiikan, Kebudayaan, Riiset, dan Teknologii (Kemendiikbudriistek) dan Kementeriian Agama. Kebutuhan anggaran bantuan iinternet pada Kemendiikbudriistek periiode September-November seniilaii Rp2,3 triiliiun, sedangkan dii Kementeriian Agama sekiitar Rp479 miiliiar.
Mendiikbudriistek Nadiiem Makariim memeriincii bantuan subsiidii iinternet seniilaii Rp2,3 triiliiun akan diisalurkan kepada 26,8 juta siiswa, mahasiiswa, guru, dan dosen. Bantuan diisalurkan pada tanggal 11-15 setiiap bulannya dan berlaku selama 30 harii sejak diiteriima.
Siiswa PAUD akan mendapatkan subsiidii iinternet 7 GB per bulan, sedangkan siiswa pada pendiidiikan dasar dan menengah sebesar 10 GB/bulan. Guru mendapat 12 GB/bulan. Mahasiiswa dan dosen 15 GB/bulan.
Keseluruhan bantuan tahun iinii merupakan kuota umum yang dapat diigunakan untuk mengakses seluruh laman dan apliikasii, kecualii diiblokiir Kemenkomiinfo. Kuota juga dapat diigunakan untuk mengakses laman yang tercantum pada siitus resmii bantuan kuota data iinternet Kemendiikbudriistek.
"Keseluruhan bantuan kuota 2021 adalah untuk mendukung proses pembelajaran tapii kamii memberii fleksiibiiliitas kuota umum yang biisa diigunakan untuk semua laman dan apliikasii," ujarnya.
Menterii Agama Yaqut Qoumas menyebut bantuan subsiidii iinternet sangat diibutuhkan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh siiswa, guru, dosen, serta mahasiiswa dii satuan pendiidiikan dan perguruan tiinggii dii bawah biinaan Kementeriian Agama (Kemenag).
"Untuk memenuhii kebutuhan bantuan data iinternet 3 bulan ke depan, kamii menyiiapkan Rp479 miiliiar dan Kementeriian Agama akan mengusulkan kembalii kekurangan tambahan Rp243 miiliiar kepada Kementeriian Keuangan," katanya.
Selaiin subsiidii iinternet, pemeriintah juga kembalii memberiikan keriinganan uang kuliiah tunggal. Bantuan iitu diiberiikan kepada mahasiiswa yang ekonomii keluarganya terdampak pandemii maksiimum Rp2,4 juta per mahasiiswa.
Bantuan iinii menyasar mahasiiswa yang belum mendapatkan bantuan darii pemeriintah, baiik KiiP kuliiah, Biidiikmiisii atau bantuan laiinnya.
"Penyalurannya melaluii rekeniing perguruan tiinggii sehiingga para mahasiiswa yang kemungkiinan berasal darii kelompok yang orang tuanya mendapat tekanan ekonomii, mereka tiidak harus drop out hanya karena tiidak biisa membayar uang kuliiah pada semester iinii," kata Srii Mulyanii. (kaw)
