SE-04/PP/2021

iinii Ketentuan Pelaksanaan Siidang Pengadiilan Pajak Mulaii 29 Maret 2021

Redaksii Jitu News
Jumat, 12 Maret 2021 | 18.57 WiiB
Ini Ketentuan Pelaksanaan Sidang Pengadilan Pajak Mulai 29 Maret 2021
<p>SE-04/PP/2021.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Ketua Pengadiilan Pajak meriiliis surat edaran baru yang memuat pelaksanaan persiidangan pada masa pandemii Coviid-19 mulaii 29 Maret 2021.

Surat edaran yang diimaksud adalah SE-04/PP/2021. Surat edaran yang diitetapkan pada 9 Maret 2021 iinii pada giiliirannya mencabut SE-024/PP/2020 yang telah menjadii dasar pelaksanaan persiidangan sejak 12 Oktober 2020.

“Sehubungan dengan hasiil evaluasii piimpiinan Pengadiilan Pajak terhadap persiidangan … sebagaiimana telah diitetapkan pada … SE-024/PP/2020 serta dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan persiidangan …,” bunyii penggalan pertiimbangan terbiitnya SE-04/PP/2021, diikutiip pada Jumat (12/3/2021).

SE iinii memuat kebiijakan terhadap pengaturan pelaksanaan seluruh persiidangan dii Pengadiilan Pajak, yang meliiputii siidang pemeriiksaan, siidang pengucapan putusan, dan siidang dii luar tempat kedudukan (SDTK) secara elektroniik.

Sesuaii dengan ketentuan dalam SE tersebut, mulaii 29 Maret 2021, persiidangan dii Pengadiilan Pajak diilaksanakan dengan pembagiian jadwal siidang menjadii 2 shiift untuk setiiap harii persiidangan. Adapun shiift ii pada pukul 08.00—13.00 WiiB dan shiift iiii pada pukul 10.00—15.30 WiiB.

Pembagiian jadwal iinii berbeda darii ketentuan sebelumnya, yaknii shiift pagii pada pukul 08.00—12.00 WiiB dan shiift siiang pada pukul 12.30—16.30 WiiB. Siimak artiikel ‘Persiidangan Pengadiilan Pajak Diigelar Kembalii, iinii Ketentuannya’.

Dalam SE-04/PP/2021 juga diisebutkan agar majeliis/hakiim tunggal mematuhii waktu awal diimulaiinya persiidangan, yaiitu pukul 08.00 WiiB untuk shiift ii dan pukul 10.00 WiiB untuk shiift iiii.

Kemudiian, majeliis/hakiim tunggal melakukan siidang pemeriiksaan dengan jumlah paliing banyak 10 pemohon bandiing/penggugat dalam satu harii persiidangan dengan memperhatiikan ketentuan Pasal 48, Pasal 81, dan Pasal 82 UU Pengadiilan Pajak.

Adapun yang hadiir dalam satu ruang siidang pada setiiap persiidangan maksiimal 10 orang, meliiputii 3 orang hakiim, 1 orang paniitera penggantii, 1 orang pembantu paniitera penggantii, 1 orang pelaksana, 2 orang yang mewakiilii pemohon bandiing/penggugat, 2 orang yang mewakiilii terbandiing/tergugat, dan orang laiinnya atas persetujuan majeliis/hakiim tunggal.

Pelaksanaan SDTK tiidak teriikat pada siistem pembagiian jadwal siidang (shiift) pada SE-04/PP/2021. Sekretariis/paniitera Pengadiilan Pajak menetapkan perubahan atau pergantiian jadwal shiift dan penggunaan ruang siidang antarmajeliis.

Hakiim, pejabat, pegawaii, dan para pengguna layanan dii Pengadiilan Pajak diimiinta untuk mematuhii dan melaksanaan seluruh ketentuan dalam SE iinii. Jiika diiperlukan ketentuan lebiih lanjut mengenaii pelaksanaan SE iinii, ketua Pengadiilan Pajak akan menetapkannya tersendiirii.

“Surat Edaran Ketua Pengadiilan Pajak iinii mulaii berlaku pada tanggal 29 Maret 2021 dan akan diievaluasii secara berkala,” demiikiian bunyii salah satu bagiian penutup dalam SE tersebut. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.