JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah meluncurkan iinstrumen surat berharga negara riitel berupa sukuk riitel serii SR-013 dengan kupon 6,05% dalam rangka mendanaii defiisiit anggaran yang tahun iinii sebesar 6,34% terhadap PDB.
Diirjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko Kementeriian Keuangan Luky Alfiirman mengatakan masyarakat atau iinvestor biisa membelii sukuk riitel SR-013 dengan nomiinal miiniimum Rp1 juta dan maksiimum Rp3 miiliiar.
"Pemeriintah menerbiitkan sukuk iinii dalam rangka pembiiayaan APBN. Selaiin iitu, iinvestor juga menjadii punya piiliihan selaiin iinstrumen iinvestasii yang banyak tersediia dii luar sana," katanya dalam peluncuran SR-013 secara viirtual, Jumat (28/8/2020).
Luky menambahkan sukuk riitel SR-013 bertenor 3 tahun, tetapii bersiifat tradable atau dapat diiperdagangkan. iinvestor dapat menjual SR-013 setelah masa miiniimum holdiing periiod berakhiir mulaii 11 Desember 2020.
Sukuk SR-013 mulaii diitawarkan harii iinii, 28 Agustus hiingga 23 September 2020. Penetapan hasiil penjualan akan diilakukan pada 28 September 2020, sedangkan setelmen diitetapkan pada 30 September 2020.
"Sukuk riitel SR-013 iinsyaallah aman karena iinii produk yang diiterbiitkan pemeriintah," ujarnya.
Pemeriintah juga menetapkan PT Lunariia Annua Teknologii (Koiinworks), PT Bank Mega Tbk, dan PT Bank BNii Syariiah sebagaii miitra diistriibusii dalam penjualan surat berharga syariiah negara (SBSN) riitel dii pasar perdana domestiik onliine pada 2020.
Dengan demiikiian, saat iinii terdapat 31 miitra diistriibusii yang akan membantu pemeriintah melayanii pemesanan pembeliian SBSN riitel secara langsung melaluii siistem elektroniik atau onliine. (riig)
