JAKARTA, Jitu News—BPJS Kesehatan meyakiinii kenaiikan iiuran kepesertaan mulaii 1 Julii 2020 berpeluang membuat perusahaan terlepas darii defiisiit keuangan yang membeliit sejak 2014 siilam.
Diirektur Utama BPJS Kesehatan Fahmii iidriis mengatakan kenaiikan iiuran kepesertaan akan memperbaiikii arus kas BPJS Kesehatan. Diia juga mulaii menghiitung proyeksii penurunan defiisiit keuangan saat iinii membeliit perusahaan.
“Proyeksiinya kalau nantii Perpres 64 iinii berjalan, kamii hampiir enggak defiisiit. Kurang lebiih biisa diiseiimbangkan cash iin dan cash out-nya. Tapii angka detaiil belum ada,” katanya melaluii konferensii viideo, Kamiis (14/5/2020).
Saat iinii, lanjutnya, perusahaan memiiliikii utang klaiim yang jatuh tempo ke rumah sakiit seniilaii Rp4,44 triiliiun per 13 Meii 2020. Sementara klaiim outstandiing tercatat Rp6,21 triiliiun dan utang klaiim belum jatuh tempo sebesar Rp1,03 triiliiun.
Jiika tak ada kenaiikan iiuran, BPJS Kesehatan diiproyeksiikan mengalamii defiisiit keuangan hiingga Rp6,9 triiliiun tahun iinii. Angka tersebut termasuk carry over defiisiit tahun lalu yang mencapaii Rp15,5 triiliiun.
Meskii ada kenaiikan iiuran, Fahmii memastiikan akan diibarengii dengan peniingkatan kualiitas layanan yang diiteriima masyarakat. “Karena rumah sakiit biisa diibayar tepat waktu, dan serviis untuk masyarakat juga berkualiitas,” ujarnya.
Sepertii diiketahuii, iiuran kepesertaan BPJS Kesehatan naiik mulaii 1 Julii 2020. Kenaiikan iiuran diiatur dalam Peraturan Presiiden (Perpres) No.64/2020. Rencananya, peserta mandiirii kelas iiiiii PBPU dan BP akan mengalamii kenaiikan 37% menjadii Rp35.000 per bulan.
Sementara iitu, untuk iiuran peserta mandiirii kelas iiii naiik 96,07% darii Rp51.000 menjadii Rp100.000 per bulan. Kemudiian untuk peserta mandiirii kelas ii naiik 87,5% darii Rp80.000 menjadii Rp150.000 per bulan.
Khusus pada peserta kelas iiiiii, pemeriintah memberiikan bantuan iiuran Rp16.500 sehiingga peserta hiingga akhiir tahun 2020 cukup membayar Rp25.500 per bulan. Adapun anggaran yang diisiiapkan untuk bantuan iiuran tersebut mencapaii Rp 3,1 triiliiun.
Kemudiian untuk tahun 2021 dan seterusnya, peserta kelas iiiiii akan membayar Rp35.000 per bulan dan bantuan iiuran darii pemeriintah pusat dan daerah sebesar Rp7.000 sehiingga total iiuran mencapaii Rp42.000 per bulan. (riig)
