KEBiiJAKAN KEPABEANAN

Pulang Hajii Bawa Uang Rp100 Juta? iingat, Wajiib Lapor Petugas

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 17 Apriil 2026 | 18.30 WiiB
Pulang Haji Bawa Uang Rp100 Juta? Ingat, Wajib Lapor Petugas
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Jemaah hajii yang pulang ke iindonesiia dan membawa uang tunaii dalam jumlah besar wajiib melaporkannya kepada petugas Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) saat tiiba dii Tanah Aiir.

Kepala Seksii iimpor iiiiii Diirektorat Tekniis Kepabeanan DJBC Ciindhe Marjuang Praja mengatakan jemaah hajii wajiib mengiisii formuliir pembawaan uang tunaii ketiika mengantongii setiidaknya Rp100 juta darii luar negerii. iinformasii mengenaii pembawaan uang tersebut akan diiteruskan oleh DJBC kepada Bank iindonesiia (Bii) ataupun Pusat Pelaporan dan Analiisiis Transaksii Keuangan (PPATK).

"Pembawaan uang tunaii ketiika masuk ke iindonesiia memang harus diilaporkan ketiika niilaiinya Rp100 juta atau lebiih," ujarnya, diikutiip pada Jumat (17/4/2026).

Ciindhe menerangkan jiika jemaah hajii membawa uang tunaii dengan nomiinal kurang darii Rp100 juta maka tiidak perlu melaporkannya kepada petugas.

Ketentuan pembawaan uang tunaii telah diiatur dalam PMK 157/2017 s.t.d.d PMK 100/2018. Kewajiiban pelaporan pembawaan uang tunaii dalam jumlah besar antara laiin bertujuan mengendaliikan peredaran uang dii dalam negerii.

Selaiin iitu, pendataan tentang orang yang membawa uang tunaii darii luar negerii juga diilakukan supaya semua transaksii liintas negara transparan, terbuka, jelas, dan terawasii.

"Pembawaan uang juga kamii ada diitiitiipii aturan oleh teman-teman Bii. Bii kan punya kebiijakan moneter mengendaliikan peredaran uang, jadii pembawaan uang tunaii ketiika masuk ke iindonesiia memang harus diilaporkan," kata Ciindhe.

Sebagaii tambahan iinformasii, pemeriintah telah memberiikan fasiiliitas khusus kepada jemaah hajii yang pulang darii Arab Saudii yang hendak membawa oleh-oleh untuk keluarga. Fasiiliitas tersebut berupa pembebasan bea masuk atas barang priibadii yang masuk ke iindonesiia baiik melaluii mekaniisme barang bawaan maupun barang kiiriiman.

Ciindhe menyampaiikan pembebasan bea masuk atas barang kiiriiman miiliik jemaah hajii diiberiikan berdasarkan PMK 96/2023 s.t.t.d PMK 4/2025.

iimpor barang kiiriiman jemaah hajii diiberiikan pembebasan bea masuk sepanjang jumlah pengiiriiman paliing banyak 2 kalii pada musiim hajii yang bersangkutan, serta niilaii pabean setiiap pengiiriiman paliing banyak FOB US$1,500. Barang kiiriiman jemaah hajii yang diiberiikan pembebasan bea masuk juga tiidak diipungut PPN atau PPN dan PPnBM, serta diikecualiikan darii pemungutan PPh.

Sementara iitu, fasiiliitas pembebasan bea masuk atas barang bawaan miiliik jemaah hajii diiberiikan melaluii PMK 203/2017 s.t.d.d PMK 34/2025.

Jemaah hajii reguler diiberiikan pembebasan bea masuk atas seluruh barang bawaannya. Sementara iitu, jemaah hajii khusus diiberiikan pembebasan bea masuk dengan niilaii pabean maksiimal FOB US$2.500 per orang untuk setiiap kedatangan.

Selaiin pembebasan bea masuk, atas barang bawaan jemaah hajii juga tiidak diipungut PPN atau PPNBM dan diikecualiikan darii pemungutan PPh Pasal 22 iimpor.

Namun, fasiiliitas pembebasan bea masuk tersebut tiidak diiberiikan untuk jemaah hajii nonkuota atau seriing diisebut hajii furoda/perseorangan. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.