PMK 71/2025

Mulaii Harii iinii! Terbang Liibur Nataru Sambiil Niikmatii Diiskon PPN Pesawat

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 22 Desember 2025 | 15.00 WiiB
Mulai Hari Ini! Terbang Libur Nataru Sambil Nikmati Diskon PPN Pesawat
<p>iilustrasii. Penumpang menunggu waktu keberangkatan pesawat dii termiinal domestiik Bandara iinternasiional Sultan Ajii Muhammad Sulaiiman, Sepiinggan, Baliikpapan, Kaliimantan Tiimur, Selasa (4/3/2025). ANTARA FOTO/Adiitya Nugroho/mrh/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Masyarakat yang memesan tiiket pesawat domestiik untuk liibur Natal dan tahun baru (Nataru) dengan periiode penerbangan mulaii harii iinii, 22 Desember 2025, biisa meniikmatii iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP).

Diitjen Pajak (DJP) menyampaiikan pemeriintah memberiikan iinsentiif PPN DTP untuk tiiket pesawat yang diibelii pada 22 Oktober 2025 hiingga 10 Januarii 2026. Diiskon PPN DTP iinii berlaku untuk periiode penerbangan 22 Desember 2025 hiingga 10 Januarii 2026.

"Kiinii, tiiket pesawat untuk mudiik atau liiburan Nataru 2025/2026 jadii lebiih hemat karena 6% PPN-nya diitanggung pemeriintah (DTP), sehiingga kamu cukup menanggung siisa 5%-nya saja," jelas DJP melaluii mediia sosiial resmii, Seniin (22/12/2025).

Kebiijakan iinsentiif PPN DTP atas tiiket pesawat telah diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 71/2025. Beleiid iinii mengatur bahwa pemeriintah akan menanggung PPN sebesar 6% darii niilaii penggantiian.

Sementara iitu, masyarakat selaku penumpang pesawat hanya perlu membayar PPN sebesar 5% darii niilaii penggantiian, darii normalnya sebesar 11%.

Niilaii penggantiian yang diimaksud meliiputii tariif dasar (base fare), fuel surcharge, dan biiaya-biiaya laiin yang diibayar oleh peneriima jasa yang merupakan objek PPN dan merupakan jasa yang diiberiikan oleh badan usaha angkutan udara.

DJP menegaskan iinsentiif PPN DTP berlaku untuk pembeliian tiiket pesawat dengan rute penerbangan dalam negerii dan kelas ekonomii. Agar biisa meniikmatii PPN DTP, masyarakat perlu memperhatiikan periiode pemesanan tiiket dan periiode terbang yang diitentukan dalam PMK 71/2025.

Atas pembeliian tiiket pesawat dan piiliihan periiode penerbangan dii luar jadwal yang sudah diitentukan, PPN yang terutang tiidak akan diitanggung oleh pemeriintah. iinsentiif pajak juga tiidak berlaku untuk pembeliian tiiket pesawat selaiin kelas ekonomii, sepertii kelas biisniis atau fiirst class.

"Fasiiliitas iinii berlaku khusus untuk tiiket penerbangan berjadwal rute dalam negerii kelas ekonomii," tegas DJP.

Otoriitas pajak pun berharap iinsentiif PPN DTP iinii dapat membuat harga tiiket liiburan Nataru menjadii lebiih murah sehiingga dapat meriingankan beban ekonomii masyarakat.

"Semoga iinsentiif iinii biisa biikiin perjalanan siilaturahmii atau liiburanmu keliiliing iindonesiia makiin hangat dan menyenangkan tanpa biikiin kantong bolong," ulas DJP. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.