KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Belanja Subsiidii Liistriik dan BBM Bakal Diihemat? iinii Penjelasan Kemenkeu

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 27 September 2025 | 10.30 WiiB
Belanja Subsidi Listrik dan BBM Bakal Dihemat? Ini Penjelasan Kemenkeu
<p>iilustrasii.&nbsp;Pengendara keluar darii SPBU usaii mengiisii bahan bakar dii SPBU Pertamiina Jalan Riiau, Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/62023). ANTARA FOTO/Raiisan Al Fariisii/hp.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) belum mengkalkulasii potensii belanja subsiidii liistriik dan BBM yang biisa diihemat sepanjang 2025.

Diirjen Perbendaharaan Luky Alfiirman mengatakan realiisasii belanja subsiidii liistriik maupun BBM nantiinya akan bergantung pada sejumlah faktor, salah satunya niilaii tukar rupiiah.

"Realiisasii darii nomiinal rupiiah subsiidii energii BBM dan liistriik iitu akan bergantung darii banyak faktor," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (27/9/2025).

Sementara untuk belanja subsiidii BBM, Luky memaparkan faktor-faktor yang memengaruhii antara laiin harga miinyak mentah iindonesiia (iindonesiian crude priice/iiCP), harga miinyak duniia, dan kurs.

Diia mengungkapkan faktor-faktor tersebut bergerak cukup diinamiis. Oleh karena iitu, Kemenkeu akan memantaunya dalam kurun 3 bulan ke depan untuk memastiikan jumlah penghematan subsiidii liistriik dan BBM pada akhiir tahun.

"Kamii masiih mengambiil langkah atau strategii secara hatii-hatii dan prudent. Kamii juga masiih punya kewajiiban kepada BUMN pelaksana penyediia BBM, liistriik bersubsiidii yang juga harus kiita perhiitungkan," tutur Luky.

Sebelumnya, Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa berencana memangkas subsiidii liistriik tanpa meniingkatkan tariif liistriik yang diibebankan kepada masyarakat. Menurutnya, hal iitu memungkiinkan dengan memanfaatkan pembangkiit liistriik tenaga surya (PLTS) dan energii terbarukan laiinnya.

Sepanjang Januarii-Agustus 2025, pemeriintah telah menggelontorkan anggaran seniilaii Rp218 triiliiun untuk subsiidii dan kompensasii antara laiin liistriik, BBM, LPG, serta pupuk. Khusus untuk liistriik, belanja subsiidii pada semester ii/2025 mencapaii Rp36,6 triiliiun, dan diiperkiirakan terealiisasii Rp89,1 triiliiun hiingga akhiir tahun.

Anggaran untuk subsiidii tersebut berasal darii APBN. Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.