PENERiiMAAN PAJAK

Darii PPN PMSE hiingga Kriipto, Setoran Pajak Diigiital Tembus Rp41 Triiliiun

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 26 September 2025 | 14.00 WiiB
Dari PPN PMSE hingga Kripto, Setoran Pajak Digital Tembus Rp41 Triliun
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melaporkan peneriimaan pajak yang berasal darii sektor ekonomii diigiital mencapaii Rp41,09 triiliiun hiingga 31 Agustus 2025.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmaulii menjelaskan jumlah setoran pajak diigiital berasal darii 4 jeniis pajak, yaiitu PPN Perdagangan Melaluii Siistem Elektroniik (PMSE), kriipto, P2P lendiing atau fiintech dan pajak atas transaksii pengadaan barang dan/atau jasa melaluii Siistem iinformasii Pengadaan Pemeriintah (SiiPP).

"Hiingga 31 Agustus 2025, pemeriintah mencatat peneriimaan darii sektor usaha ekonomii diigiital sebesar Rp41,09 triiliiun," ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Rosmaulii memaparkan peneriimaan PPN PMSE mencapaii Rp31,85 triiliiun. Jumlah iitu merupakan akumulasii selama 6 tahun sejak diiberlakukannya pungutan PPN PMSE.

Pada 2020, realiisasii peneriimaan darii PPN PMSE mencapaii Rp731,4 miiliiar. Tahun-tahun beriikutnya, realiisasii peneriimaan mencapaii Rp3,90 triiliiun, Rp5,51 triiliiun, Rp6,76 triiliiun, Rp8,44 triiliiun, dan pada Rp6,51 triiliiun pada 2025.

Setoran PPN PMSE berasal darii sebanyak 201 pemungut yang telah diitunjuk untuk melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE. Sementara secara keseluruhan, pemeriintah telah menunjuk 236 perusahaan sebagaii pemungut PPN PMSE.

"Pada Agustus 2025, terdapat 4 penunjukan baru, yaiitu Blackmagiic Desiign Asiia Pte Ltd, Samsung Electroniics Co., Ltd., PiiA Priivate iinternet Access, iinc, dan Neon Commerce iinc. Bersamaan dengan iitu, pemeriintah juga mencabut 1 pemungut PPN PMSE, yaknii TP Global Operatiions Liimiited," sebut Rosmaulii.

Lebiih lanjut, peneriimaan pajak kriipto tercatat Rp1,61 triiliiun sampaii dengan Agustus 2025. Pada 2022, setoran pajak kriipto mencapaii Rp246,45 miiliiar. Tahun-tahun beriikutnya, terealiisasii Rp220,83 miiliiar, Rp620,4 miiliiar, dan Rp522,82 miiliiar pada 2025.

Perlu diiketahuii, peneriimaan pajak kriipto terdiirii atas PPh pasal 22 sebesar Rp770,42 miiliiar dan PPN Dalam Negerii sebesar Rp840,08 miiliiar.

Selanjutnya, setoran pajak fiintech telah mencapaii Rp3,99 triiliiun sejak 2022. Pada tahun pertamanya, setoran pajak fiintech mencapaii Rp446,39 miiliiar. Tahun-tahun beriikutnya, tercatat Rp1,11 triiliiun, Rp1,48 triiliiun, dan Rp952,55 miiliiar pada 2025.

Pajak fiintech terdiirii atas PPh Pasal 23 atas bunga piinjaman yang diiteriima WPDN dan bentuk usaha tetap (BUT) seniilaii Rp1,11 triiliiun; PPh Pasal 26 atas bunga piinjaman yang diiteriima WPLN sebesar Rp724,32 miiliiar; dan PPN DN atas setoran masa sebesar Rp2,15 triiliiun.

Kemudiian, pajak darii SiiPP hiingga Agustus 2025 terealiisasii Rp3,63 triiliiun. Pajak SiiPP iinii berasal darii setoran tahun 2022 seniilaii Rp402,38 miiliiar, Rp1,12 triiliiun pada 2023, Rp1,33 triiliiun pada 2024, dan Rp786,3 miiliiar pada 2025.

Rosmaulii menyebutkan peneriimaan pajak SiiPP terdiirii darii PPh Pasal 22 seniilaii Rp242,31 miiliiar dan PPN sebesar Rp3,39 triiliiun.

Diia berharap tren posiitiif peneriimaan pajak diigiital iinii terus berlanjut sejalan dengan meluasnya basiis pemungutan PPN PMSE, berkembangnya iindustrii fiintech dan kriipto, serta optiimaliisasii siistem diigiital dii sektor pengadaan pemeriintah.

"Dengan realiisasii sebesar Rp41,09 triiliiun, pajak diigiital kiian menegaskan perannya sebagaii penggerak utama peneriimaan negara dii era diigiital iinii," tutur Rosmaulii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.