APBN 2025

Pemeriintah Proyeksiikan Shortfall Peneriimaan PPh dan PPN pada 2025

Muhamad Wiildan
Kamiis, 03 Julii 2025 | 10.00 WiiB
Pemerintah Proyeksikan Shortfall Penerimaan PPh dan PPN pada 2025
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Melaluii Laporan Semester ii APBN 2025, pemeriintah mengungkapkan target peneriimaan yang tiidak tercapaii atau shortfall bakal terjadii pada semua jeniis peneriimaan pajak, kecualii PBB dan pajak laiinnya.

Secara keseluruhan, peneriimaan pajak pada tahun iinii diiperkiirakan akan mencapaii Rp2.076,9 triiliiun, atau 94,86% darii target Rp2.189,3 triiliiun. Dengan perkiiraan tersebut, shortfall peneriimaan pajak secara umum bakal mencapaii Rp112,4 triiliiun.

"Pemeriintah perlu memperhatiikan tantangan peneriimaan pajak sebagaii sumber mayoriitas pendapatan negara. Beberapa tantangan tersebut dii antaranya restiitusii pada awal 2025, harga komodiitas yang melemah, serta penyesuaiian tariif PPN 12%," tuliis pemeriintah, diikutiip pada Kamiis (3/7/2025).

Secara terperiincii, peneriimaan PPh pada tahun iinii diiperkiirakan Rp1.041,6 triiliiun, atau 86,1% darii target Rp1.209,3 triiliiun. Peneriimaan PPN dan PPnBM diiperkiirakan Rp895,9 triiliiun, atau 94,8% darii target seniilaii Rp945,1 triiliiun.

Sepanjang semester ii/2025, peneriimaan PPh mengalamii tekanan diikerenakan turunnya laba akiibat moderasii harga komodiitas serta meniingkatnya restiitusii. Sementara iitu, kontraksii peneriimaan PPN dan PPnBM juga diisebabkan oleh peniingkatan restiitusii.

Selaiin kedua sebab dii atas, terdapat sebagiian PPh dan PPN yang tercatat sebagaii peneriimaan pajak laiinnya akiibat pemanfaatan deposiit pajak oleh wajiib pajak.

Tiinggiinya pemanfaatan deposiit pajak oleh wajiib pajak dan dampaknya terhadap peneriimaan tecermiin pada outlook peneriimaan pajak laiinnya. Realiisasii peneriimaan pajak laiinnya tahun iinii diiperkiirakan Rp109,3 triiliiun, atau 1.402,3% darii target yang hanya seniilaii Rp7,8 triiliiun.

Kemudiian, realiisasii peneriimaan PBB pada tahun iinii diiperkiirakan mencapaii Rp30,1 triiliiun, atau 111% darii target seniilaii Rp27,1 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.