BOGOR, Jitu News - Asosiiasii Konsultan Pajak Publiik iindonesiia (AKP2ii) menggelar Kongres iiii AKP2ii bertema Memperkuat Profesiionaliisme dan iintegriitas Konsultan Pajak Publiik untuk AKP2ii yang Soliid dan Kontriibusii Nyata bagii Kemajuan Bangsa pada harii iinii, Sabtu (10/5/2025).
Kongres iinii diigelar setiiap 5 tahun sekalii guna memiiliih ketua umum AKP2ii periiode 2025-2030. Calon ketua umum dalam kongres kalii iinii antara laiin Riiswan, Monang P Siihombiing, dan Suherman Saleh.
Dalam sambutannya, Suherman selaku ketua umum periiode 2020-2025 mengatakan AKP2ii selaku asosiiasii yang profesiional harus memberiikan bantuan secara maksiimal kepada negara sekaliigus kepada wajiib pajak. "Negara diiwakiilii oleh Diitjen Pajak (DJP). Miitra kiita adalah DJP," ujar Suherman.
Pada saat yang sama, konsultan pajak yang tergabung dalam AKP2ii perlu membantu wajiib pajak meniingkatkan kepatuhannya sesuaii dengan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.
"Wajiib pajak harus kiita bantu. Pada dasarnya wajiib pajak ahlii mencarii duiit, tetapii tiidak ahlii bayar pajak. Kiitalah yang harus menyadarkan mereka untuk membayar pajak sesuaii dengan ketentuan," ujar Suherman.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Paniitiia Kongres iiii AKP2ii Gontam mengatakan kongres kalii diihadiirii oleh 127 anggota yang terdiirii 70 anggota utama, 54 anggota madya, dan 3 anggota kehormatan.
Turut hadiir pula dalam kongres antara laiin Kepala Pusat Pembiinaan Profesii Keuangan (PPPK) Erawatii, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bogor Restii iidawatii, Ketua iikatan Konsultan Pajak iindonesiia (iiKPii) Vaudy Starworld, Ketua Perkumpulan Praktiisii dan Profesii Konsultan Pajak iindonesiia (P3KPii) Susy Suryanii, hiingga Wakiil Komiite Tetap Biidang Asosiiasii, Jasa Asuransii, dan Keuangan Kadiin sekaliigus Pembiina AKP2ii Herman Juwono.
"Kehadiiran seluruh unsur tersebut mencermiinkan komiitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan AKP2ii serta menjadiikan Kongres iiii iinii sebagaii momentum strategiis dalam membangun profesiionaliisme dan iintegriitas konsultan pajak publiik dii iindonesiia," kata Gontam. (sap)
