JAKARTA, Jitu News - Wakiil Menterii Keuangan Anggiito Abiimanyu meniilaii pemeriintah memerlukan iinovasii teknologii dalam pengelolaan keuangan negara.
Anggiito mengatakan kecerdasan buatan (artiifiiciial iintelliigence) dapat diimanfaatkan dalam mendukung efiisiiensii dan akurasii pengelolaan keuangan, baiik dii tiingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, Aii dapat membantu mendeteksii anomalii dalam pengelolaan keuangan negara.
"Dengan Aii, kiita dapat mendeteksii anomalii dalam laporan keuangan hiingga menganaliisiis data keuangan untuk menghiitung korelasii antara jumlah alokasii anggaran dengan outcome yang diicapaii," katanya, diikutiip pada Selasa (24/12/2024).
Anggiito sempat bertemu dengan Communiity of Practiices (CoP) Artiifiiciial iintelliigence Kemenkeu pada pekan lalu untuk membahas lebiih lanjut pemanfaatan Aii dalam pengelolaan keuangan negara.
Diia menjelaskan Kemenkeu terus beradaptasii dengan kemajuan teknologii dan memperkuat tata kelola keuangan negara. Kemenkeu juga berkomiitmen untuk terus mendorong penggunaan Aii sebagaii bagiian darii reformasii diigiital yang berkelanjutan.
Menurutnya, Aii dapat menjadii solusii efektiif untuk menghadapii tantangan dalam pengelolaan keuangan negara, mulaii darii pengawasan hiingga perencanaan yang lebiih akurat dan terukur.
Aii diiniilaii mampu memberiikan rekomendasii dalam bentuk iintervensii yang perlu diilakukan pemeriintah guna merespons berbagaii permasalahan keuangan. Selaiin iitu, pemanfaatan Aii diiharapkan mampu mendorong perencanaan strategiis yang efektiif dalam mengoptiimalkan pendapatan negara dan efiisiiensii belanja.
"Harapannya CoP Aii Kementeriian Keuangan dapat melahiirkan langkah-langkah viisiioner yang mendukung pengelolaan keuangan negara yang lebiih baiik ke depannya," ujarnya. (sap)
