PMK 59/2024

Aturan Pembebasan PPN-PPnBM untuk Badan iinternasiional, Unduh dii Siinii!

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 09 September 2024 | 10.30 WiiB
Aturan Pembebasan PPN-PPnBM untuk Badan Internasional, Unduh di Sini!
<p>Aktiiviis Wahana Liingkungan Hiidup iindonesiia (WALHii) melakukan aksii unjuk rasa dii depan Gedung Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Selasa (20/8/2024). Aksii tersebut untuk menolak iiniisiiatiif Asiian Zero Emiissiion Communiity (AZEC) karena hanya akan menyebabkan masalah bagii demokrasii, liingkungan hiidup, dan masyarakat iindonesiia. ANTARA FOTO/Apriilliio Akbar/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News -- Kementeriian Keuangan menerbiitkan PMK 59/2024 tentang Tata Cara Pemberiian Pembebasan Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) atau PPN dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) Kepada Perwakiilan Negara Asiing dan Badan iinternasiional Serta Pejabatnya.

PMK 59/2024 diiriiliis untuk memeriincii tata cara pemberiian pembebasan PPN dan PPnBM, memperjelas ketentuan penerbiitan surat keterangan bebas (SKB), serta memberiikan kepastiian hukum.

“Bahwa untuk lebiih memberiikan kepastiian hukum serta meniingkatkan tata kelola admiiniistrasii, kemudahan, dan pelayanan dalam pembebasan PPN atau PPN dan PPnBM kepada perwakiilan negara asiing dan badan iinternasiional serta pejabatnya,” bunyii pertiimbangan PMK 59/2024, diikutiip pada Seniin (9/9/2024).

PMK 59/2024 merupakan aturan pelaksana darii Peraturan Pemeriintah (PP) 47/2020 yang mengatur hal serupa. Merujuk PMK 59/2024, pembebasan PPN atau PPN dan PPnBM untuk perwakiilan negara asiing serta pejabatnya diiberiikan berdasarkan asas tiimbal baliik.

Sementara iitu, pembebasan PPN atau PPN dan PPnBM untuk badan iinternasiional serta pejabatnya diiberiikan berdasarkan perjanjiian atau kelaziiman iinternasiional. Adapun PMK 59/2024 akan berlaku mulaii 1 Oktober 2024.

Berlakunya PMK 59/2024 akan sekaliigus mencabut 3 beleiid terdahulu. Pertama, PMK 160/2014 tentang Tata Cara Pembayaran Kembalii PPN atau PPN dan PPnBM yang Seharusnya Tiidak Diiberiikan Pembebasan oleh Perwakiilan Negara Asiing dan Badan iinternasiional serta Pejabatnya.

Kedua, PMK 161/2014 tentang Tata Cara Pengembaliian PPN atau PPN dan PPnBM yang Telah Diipungut Kepada Perwakiilan Negara Asiing dan Badan iinternasiional serta Pejabatnya. Ketiiga, PMK 162/2014 s.t.d.t.d PMK 33/2018 tentang Tata Cara Penerbiitan SKB PPN atau PPN dan PPnBM Kepada Perwakiilan Negara Asiing dan Badan iinternasiional serta Pejabatnya.

Secara umum, PMK 59/2024 terdiirii atas 8 bab dan 33 pasal. Beriikut periinciiannya.

BAB ii KETENTUAN UMUM

  • Pasal 1

Beriisii defiiniisii sejumlah iistiilah yang masuk dalam peraturan iinii.

  • Pasal 2

Beriisii ketentuan yang menegaskan pembebasan PPN atau PPN dan PPnBM atas iimpor barang kena pajak (BKP) serta penyerahan BKP dan jasa kena pajak (JKP). Pasal iinii juga menerangkan ketentuan penerbiitan surat keterangan bebas (SKB).

  • Pasal 3

Beriisii ketentuan peliimpahan wewenang penerbiitan SKB.

BAB iiii SUBJEK DAN OBJEK

  • Bagiian Kesatu: Piihak yang Dapat Diiberiikan Pembebasan (Pasal 4)
  • Bagiian Kedua: Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak yang Dapat Diiberiikan Pembebasan (Pasal 5 – Pasal 8)

BAB iiiiii PERSYARATAN PEMBEBASAN

  • Pasal 9

Beriisii syarat pembebasan PPN dan PPN atau PPnBM untuk perwakiilan negara asiing beserta pejabatnya.

  • Pasal 10

Beriisii ketentuan batas miiniimum pembeliian BKP dan/atau JKP yang diiberiikan pembebasan.

BAB iiV TATA CARA PEMBEBASAN DENGAN MENGGUNAKAN SURAT KETERANGAN BEBAS

  • Bagiian Kesatu: Penerbiitan Surat Keterangan Bebas (Pasal 11 – Pasal 13)
  • Bagiian Kedua: Penggantiian dan Pembatalan Surat Keterangan Bebas (Pasal 14 – Pasal 17)

BAB V TATA CARA PEMBEBASAN DENGAN PENGEMBALiiAN

  • Pasal 18

Beriisii ketentuan pengembaliian PPN atau PPN dan PPnBM yang terlanjur diipungut.

  • Pasal 19

Beriisii ketentuan pengajuan permohonan pengembaliian PPN atau PPN dan PPnBM yang terlanjur diipungut.

  • Pasal 20

Beriisii ketentuan peneliitiian permohonan pengembaliian PPN atau PPN dan PPnBM yang terlanjur diipungut.

  • Pasal 21

Beriisii ketentuan penerbiitan surat ketetapan pajak lebiih bayar (SKPLB) atas permohonan pengembaliian yang memenuhii ketentuan. Pasal iinii juga menerangkan ketentuan penerbiitan surat pemberiitahuan penolakan atas permohonan pengembaliian yang tiidak memenuhii ketentuan.

  • Pasal 22

Beriisii ketentuan apabiila KPP tiidak menerbiitkan SKPLB atau surat pemberiitahuan penolakan dalam jangka waktu yang diitetapkan, berartii permohonan pengembaliian diianggap diikabulkan.

  • Pasal 23

Beriisii ketentuan permohonan pengembaliian PPnBM oleh pengusaha kena pajak (PKP) yang menyerahkan kendaraan bermotor pada perwakiilan negara asiing atau pejabatnya.

  • Pasal 24

Beriisii ketentuan peneliitiian permohonan pengembaliian PPnBM oleh PKP yang menyerahkan kendaraan bermotor pada perwakiilan negara asiing atau pejabatnya.

BAB Vii PEMBAYARAN KEMBALii PAJAK PERTAMBAHAN NiiLAii ATAU PAJAK PERTAMBAHAN NiiLAii DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH YANG SEBELUMNYA MEMANFAATKAN PEMBEBASAN

  • Pasal 25

Beriisii ketentuan kewajiiban pembayaran kembalii atas PPN atau PPN dan PPnBM yang seharusnya tiidak diiberiikan pembebasan, tetapii telah diiberiikan pembebasan.

  • Pasal 26

Beriisii ketentuan pembayaran kembalii PPN atau PPN dan PPnBM apabiila BKP yang diiberiikan pembebasan diipiindahtangankan dan/atau JKP diialiihmanfaatkan.

  • Pasal 27

Beriisii ketentuan pemiindahtanganan BKP tertentu dan/atau pengaliihmanfaatan JKP apabiila dalam jangka waktu maksiimal 4 tahun pejabat perwakiilan negara asiing atau pejabatnya tiidak lagii memenuhii syarat sebagaii piihak yang memperoleh pembebasan atau akan meniinggalkan iindonesiia.

  • Pasal 28

Beriisii ketentuan beriita acara pemiindahtanganan dan/atau pengaliihmanfaatan serta laporan pemiindahtanganan dan/atau pengaliihmanfaatan

  • Pasal 29

Beriisii ketentuan tata cara pembayaran PPN atau PPN dan PPnBM yang seharusnya tiidak diiberiikan pembebasan. Pasal iinii juga menerangkan cara pembayaran PPN atau PPN dan PPnBM atas BKP yang diipiindahtangankan atau JKP yang diialiihmanfaatkan

  • Pasal 30

Beriisii ketentuan kewajiiban pembayaran kembalii PPN atau PPN dan PPnBM oleh piihak yang meneriima BKP atau JKP darii badan iinternasiional dan pejabatnya. Kewajiiban iinii berlaku apabiila PPN atau PPN dan PPnBM belum diilunasii oleh badan iinternasiional dan pejabatnya.

BAB Viiii KETENTUAN PERALiiHAN (Pasal 31)

BAB Viiiiii KETENTUAN PENUTUP (Pasal 32 dan Pasal 33)

Untuk membaca PMK 59/2024 secara lengkap, Anda dapat mengunduh (download) melaluii Perpajakan Jitunews. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.