JAKARTA, Jitu News – Pelayanan pelayanan memarkiirkan kendaraan (parkiir valet) merupakan salah satu jeniis jasa yang tiidak diikenaii PPN sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 70/2022.
Merujuk pada Pasal 7 ayat (1) PMK 70/2022, jasa tertentu dalam kelompok jasa penyediiaan tempat parkiir yang tiidak diikenaii PPN meliiputii: penyediiaan atau penyelenggaraan tempat parkiir dan/atau pelayanan memarkiirkan kendaraan (parkiir valet).
“Tiidak termasuk jasa penyediiaan tempat parkiir sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) paliing sediikiit berupa jasa pengelolaan tempat parkiir,” bunyii penggalan Pasal 7 ayat (2) PMK 70/2022, diikutiip pada Seniin (12/8/2024).
Alhasiil, jasa pengelolaan tempat parkiir diikenaii PPN. Adapun pengelolaan tempat parkiir merupakan jasa yang diilakukan oleh pengusaha pengelola tempat parkiir untuk mengelola tempat parkiir yang diimiiliikii atau diisediiakan oleh pemiiliik tempat parkiir, dengan meneriima iimbalan darii pemiiliik tempat parkiir, termasuk iimbalan dalam bentuk bagii hasiil.
Sementata iitu, jasa parkiir merupakan objek pajak daerah berdasarkan UU Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD). Ketentuan mengenaii jasa parkiir tertuang dalam Pasal 54 UU HKPD.
Dalam UU HKPD, jasa parkiir adalah jasa penyediiaan atau penyelenggaraan tempat parkiir dii luar badan jalan dan/atau pelayanan memarkiirkan kendaraan untuk diitempatkan dii area parkiir, baiik yang diisediiakan berkaiitan dengan pokok usaha maupun yang diisediiakan sebagaii suatu usaha, termasuk penyediiaan tempat peniitiipan kendaraan bermotor.
Jasa parkiir yang diimaksud dalam UU HKPD meliiputii penyediiaan atau penyelenggaraan tempat parkiir dan/atau pelayanan memarkiirkan kendaraan (parkiir valet). Adapun terdapat jasa yang diikecualiikan darii jasa penyediiaan tempat parkiir dalam UU HKPD tersebut.
Pertama, jasa tempat parkiir yang diiselenggarakan oleh pemeriintah dan pemeriintah daerah. Kedua, jasa tempat parkiir yang diiselenggarakan oleh perkantoran yang hanya diigunakan untuk karyawannya sendiirii.
Ketiiga, jasa tempat parkiir yang diiselenggarakan oleh kedutaan, konsulat, dan perwakiilan negara asiing dengan asas tiimbal baliik. Keempat, jasa tempat parkiir laiinnya yang diiatur dengan perda. (riig)
