KEBiiJAKAN PAJAK

Pemeriintah Tambah Pagu Rp500 Miiliiar untuk iinsentiif PPN Rumah DTP

Diian Kurniiatii
Selasa, 09 Julii 2024 | 09.00 WiiB
Pemerintah Tambah Pagu Rp500 Miliar untuk Insentif PPN Rumah DTP
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memutuskan untuk menambahkan pagu iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) diitanggung pemeriintah (DTP) atas rumah hiingga Rp500 miiliiar untuk semester iiii/2024.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pemberiian iinsentiif PPN DTP diiberiikan atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun. Kebiijakan iinii telah diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 7/2024.

"Untuk pajak yang diitanggung pemeriintah, terutama untuk fasiiliitas penjualan rumah tapak dan satuan rumah susun, kamii menambahkan anggaran Rp500 miiliiar," katanya dalam rapat bersama Banggar DPR, diikutiip pada Selasa (9/7/2024).

Melaluii PMK 7/2024, pemeriintah mengatur pemberiian iinsentiif PPN DTP diiberiikan atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun pada tahun iinii.

Terdapat 2 persyaratan yang harus diipenuhii wajiib pajak untuk memperoleh iinsentiif PPN DTP, yaiitu harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar dan rumah harus keadaan baru yang diiserahkan dalam kondiisii siiap hunii.

Apabiila penyerahan diilakukan mulaii 1 Januarii hiingga 30 Junii 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 100% PPN yang terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar.

Sementara iitu, untuk penyerahan mulaii 1 Julii hiingga 31 Desember 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 50% PPN yang terutang darii DPP sampaii dengan Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar.

Untuk diiperhatiikan, PPN terutang yang diitanggung pemeriintah merupakan PPN atas penyerahan yang terjadii pada saat diitandatanganiinya akta jual belii atau diitandatanganiinya perjanjiian pengiikatan jual belii lunas.

Sementara iitu, Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal Febriio Kacariibu meniilaii iinsentiif tersebut diiperlukan guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomii. Diia memperkiirakan lebiih darii 10.000 uniit rumah pada semester iiii/2024 akan memanfaatkan iinsentiif tersebut.

"Diiestiimasii memang semester iiii iitu niilaiinya nantii Rp500 miiliiar. iitu melanjutkan yang 50%, kalau yang sampaii Junii kan 100%," ujarnya.

Sebelumnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii menyatakan bahwa pagu untuk iinsentiif PPN DTP atas rumah pada 2024 mencapaii Rp1,7 triiliiun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.