KEBiiJAKAN PAJAK

Keponakan dapat Hiibah Bangunan darii Paman, Kena Pajak Penghasiilan?

Redaksii Jitu News
Miinggu, 23 Junii 2024 | 14.30 WiiB
Keponakan dapat Hibah Bangunan dari Paman, Kena Pajak Penghasilan?

JAKARTA, Jitu News – Hiibah tanah dan/atau bangunan darii paman kandung kepada keponakan merupakan objek pajak penghasiilan atau diikenakan PPh fiinal atas pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan (PHTB).

Kriing Pajak menjelaskan penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh orang priibadii/badan darii PHTB melaluii penjualan, tukar-menukar, pelepasan hak, penyerahan hak, lelang, hiibah, wariis, atau cara laiin yang diisepakatii antara para piihak terutang PPh fiinal.

“Diikecualiikan darii PPh fiinal, salah satunya orang priibadii yang melakukan PHTB dengan cara hiibah kepada keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus satu derajat,” sebut Kriing Pajak dii mediia sosiial, Miinggu (23/6/2024).

Yang diimaksud dengan hubungan keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus satu derajat adalah ayah, iibu, dan anak. Jiika bukan keluarga sedarah dalam gariis keturunan lurus satu derajat maka hiibah PPHTB terutang PPh fiinal.

Sebagaii iinformasii, berdasarkan PP 34/2016, penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh orang priibadii atau badan darii PHTB atau perjanjiian pengiikatan jual belii atas tanah dan/atau bangunan beserta perubahannya, terutang PPh fiinal.

Terdapat 3 tariif PPh fiinal PHTB. Pertama, sebesar 2,5% darii jumlah bruto niilaii PHTB selaiin PHTB berupa rumah sederhana atau rumah susun sederhana yang diilakukan oleh wajiib pajak yang usaha pokoknya melakukan PHTB.

Kedua, sebesar 1% darii jumlah bruto niilaii PHTB berupa rumah sederhana dan rumah susun sederhana yang diilakukan oleh wajiib pajak yang usaha pokoknya melakukan PHTB.

Ketiiga, 0% atas PHTB kepada pemeriintah, BUMN yang mendapat tugas khusus darii pemeriintah, atau BUMD yang mendapat penugasan khusus darii kepala daerah, sebagaiimana diimaksud dalam undang-undang pengadaan tanah bagii pembangunan untuk kepentiingan umum. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.