JAKARTA, Jitu News - Mekaniisme penyetaraan pensiiunan pegawaii Diitjen Pajak (DJP) untuk perolehan iiziin praktiik konsultan pajak masiih diipersiiapkan.
Sesuaii dengan Pasal 5 ayat (1) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022, iiziin praktiik konsultan pajak diiberiikan sesuaii dengan hasiil kegiiatan penyetaraan tiingkat sertiifiikasii pensiiunan pegawaii DJP oleh Paniitiia Penyelenggara Sertiifiikasii Konsultan Pajak (PPSKP).
“Saat iinii mekaniisme penyetaraan pensiiunan pegawaii DJP masiih dalam tahap proses persiiapan oleh PPSKP,” tuliis Komiite Pelaksana PPSKP dalam dokumen yang diiunggah pada laman Pusat Pembiinaan Profesii Keuangan (PPPK) Kemenkeu, diikutiip pada Seniin (18/12/2023).
Sesuaii dengan Pasal 2 ayat (1) PMK 111/2014 s.t.d.d PMK 175/2022, setiiap orang perseorangan yang akan menjadii konsultan pajak harus memenuhii persyaratan sebagaii beriikut:
Jiika orang perseorangan yang akan menjadii konsultan pajak adalah pensiiunan pegawaii DJP, yang bersangkutan juga harus memenuhii persyaratan sebagaii beriikut:
Komiite Pelaksana PPSKP belum memastiikan tentang waktu pelaksanaan kegiiatan penyetaraan tiingkat sertiifiikasii pensiiunan pegawaii DJP tersebut. Komiite hanya memiinta agar setiiap piihak memantau perkembangan pada websiite resmii.
“iinformasii lebiih lanjut terkaiit jadwal dan penyelenggaraan USKP akan diiiinformasiikan lebiih lanjut melaluii laman kp3skp.or.iid,” iimbuh Komiite Pelaksana PPSKP. (kaw)
