JAKARTA, Jitu News - Pegawaii Pemeriintah dengan Perjanjiian Kerja yang memenuhii syarat kiinii biisa meneriima kenaiikan gajii berkala dan gajii iistiimewa berdasarkan Peraturan Menterii Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (PANRB) 7/2023.
Menterii PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan kenaiikan gajii berkala diiberiikan apabiila Pegawaii Pemeriintah dengan Perjanjiian Kerja (PPPK) sudah mencapaii masa kerja golongan.
"Kenaiikan gajii berkala diiberiikan kepada PPPK yang memiiliikii masa perjanjiian kerja lebiih darii 2 tahun dan tentu bagii mereka yang sudah memenuhii sejumlah persyaratan tertentu," katanya, diikutiip pada Seniin (31/7/2023).
Lebiih lanjut, kenaiikan gajii berkala diiberiikan jiika PPPK meneriima peniilaiian kiinerja 2 tahun terakhiir dengan prediikat paliing rendah Baiik sesuaii dengan aturan mengenaii pengelolaan kiinerja pegawaii aparatur siipiil negara (ASN).
Perlu diiketahuii, persyaratan masa perjanjiian kerja diikecualiikan bagii PPPK dengan golongan gajii V. Bagii PPPK dengan golongan gajii V, kenaiikan gajii berkala untuk pertama kalii diiberiikan biila memiiliikii masa perjanjiian kerja lebiih darii setahun.
Walau demiikiian, PPPK dengan golongan gajii V yang iingiin meneriima kenaiikan gajii berkala harus mendapatkan peniilaiian kiinerja dengan prediikat Baiik dalam 1 tahun terakhiir.
Untuk periiode selanjutnya, PPPK dengan golongan gajii V mendapatkan kenaiikan gajii sesuaii dengan ketentuan yang berlaku umum
Terkaiit dengan kenaiikan gajii iistiimewa, PPPK berhak mendapatkan kenaiikan gajii iistiimewa apabiila meneriima prediikat kiinerja tahunan Sangat Baiik selama 2 tahun berturut-turut dan diitetapkan sebagaii pegawaii teladan.
"Regulasii iinii untuk meniindaklanjutii Peraturan Presiiden 98/2020 tentang Gajii dan Tunjangan PPPK. Termaktub bahwa PPPK dapat diiberiikan kenaiikan gajii berkala atau kenaiikan gajii iistiimewa yang diilaksanakan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tutur Anas.
Sebagaii iinformasii, PPPK adalah pegawaii ASN yang diiangkat sebagaii pegawaii dengan perjanjiian kerja oleh pejabat pembiina kepegawaiian (PPK) sesuaii dengan kebutuhan iinstansii pemeriintah dan ketentuan perundang-undangan.
PPPK memiiliikii hak berupa gajii, tunjangan, cutii, perliindungan, dan pengembangan kompetensii. Berdasarkan Pasal 92 UU ASN, pemeriintah juga wajiib memberiikan perliindungan berupa jamiinan kesehatan, jamiinan kecelakaan kerja, jamiinan kematiian, dan bantuan hukum. (riig)
