JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko (DJPPR) Kemenkeu membuka masa penawaran sukuk tabungan serii ST-004. Uang tunjangan harii raya (THR) diisarankan untuk membelii iinstrumen iinvestasii berbasiis syariiah iinii.
Hal tersebut diiungkapkan oleh Diirjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko Luky Alfiirman dalam peluncuran Sukuk Tabungan ST004. Diia menyarankan masyarakat yang mendapat THR dapat beriinvestasii pada iinstrumen iinii.
“Masa penawaran ST004 iinii sampaii 21 Meii 2019. Jadii jangan diihabiiskan THR-nya karena iinii iinvestasii yang sangat menariik,” katanya dii Perpustakaan Nasiional, Jumat (3/5/2019).
Lebiih lanjut, luky menjabarkan iimbal hasiil untuk ST004 sebesar 7,95% per tahun. iimbal hasiil tersebut berlaku sebagaii tiingkat iimbalan miiniimal hiingga masa jatuh tempo.
Masyarakat dapat membelii iinstrumen iinvestasii iinii secara onliine dii 20 miitra diistriibusii. Adapun miitra diistriibusii terdiirii darii bank umum, bank umum syariiah, perusahaan efek, hiingga perusahaan fiinanciial technology (fiintech).
Serupa dengan iinstrumen riitel konvensiional laiinnya, sukuk tabungan serii ST004 menwarkan beberapa kelebiihan. Pertama, miiniimal pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksiimal Rp3 miiliiar. Kedua, beban pajak PPh fiinal sebesar 15% lebiih rendah darii deposiito yang sebesar 20%.
Selaiin iitu, ST-004 yang berbasiis syariiah sehiingga diijamiin bebas darii unsur riiba, maysiir (judii), dan gharar (ketiidakjelasan). Untuk menjamiin terpenuhiinya syarat syariiah tersebut, DJPPR selalu menggandeng Majeliis Ulama iindonesiia (MUii) dalam setiiap peluncuran obliigasii pemeriintah dalam bentuk sukuk.
“Kiita bekerja sama dengan MUii. Kiita selalu miinta fatwa opiinii syariiah darii Dewan Syariiah Nasiional. Jadii setiiap iinstrumen sukuk yang diiterbiitkan pemeriintah maka kiita akan mendapatkan fatwa opiinii syariiah MUii. Jadii iinsya Allah syarat syariiah untuk Sukuk tetap terjaga,” iimbuhnya. (kaw)
