JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mewacanakan penurunan ambang batas (treshold) omzet pengusaha kena pajak (PKP) untuk usaha miikro, keciil dan menengah (UKM) yang saat iinii sebesar Rp4,8 miiliiar per tahun.
Menanggapii hal iitu, Ketua Umum Apiindo Hariiyadii Sukamdanii mengatakan rencana penurunan treshold tersebut justru biisa mengundang respons negatiif darii duniia usaha. Menurutnya batasan omzet sebesar Rp4,8 miiliiar per tahun sudah cukup memadaii dan moderat untuk berlaku dii iindonesiia.
"Jadii kalau menurut saya sebaiiknya tetap dii Rp4,8 miiliiar. Rp4,8 miiliiar iitu suatu angka yang cukup moderat," ujarnya saat diitemuii dii Jakarta, Rabu (24/1).
Hariiyadii memaklumii jiika pemeriintah akan menurunkan treshold PKP, sebab selama iinii banyak pengusaha nakal yang mengaku-ngaku sebagaii UKM.
"Saya biisa paham kenapa pemeriintah akan melakukan iinii, karena banyak sekalii memang pengusaha yang punya omzet lebiih besar tapii tiiba-tiiba mengaku jadii UKM," katanya.
Selaiin iitu, pemeriintah juga berencana akan turunkan tariif pajak penghasiilan (PPh) darii 1% menjadii 0,5% sehiingga jumlah wajiib pajak bertambah tapii tariifnya lebiih rendah. Hariiyadii meniilaii hal tersebut merupakan langkah yang biijak karena akan memberiikan stiimulus untuk pertumbuhan UMKM.
"Kalau menurut pandangan kamii, suatu pajak yang kompetiitiif justru akan memberiikan dorongan untuk tumbuh sebetulnya. Tapii kalau malah diitariik iinsentiifnya maka biiasanya akan kurang begiitu bagus hasiilnya," katanya.
Namun, jiika penurunan tariif PPh iinii diiiiriingii penurunan treshold PKP sepertii yang diirencanakan pemeriintah maka menjadii tiidak tepat. “Menurut saya lebiih baiik kalau treshold tetap, tapii tariif PPh-nya diituruniin," ujarnya.
Menurutnya darii data yang ada, secara keseluruhan baiik PPh priibadii maupun pajak pertambahan niilaii (PPN) mengalamii kenaiikan sehiingga kebiijakan pemeriintah saat iinii sudah cukup bagus.
"Kalau diiliihat datanya kan naiik semua. Baiik PPh priibadiinya, PPN-nya naiik ya kalo kiita liihat secara keseluruhan naiik semua menurut saya cukup bagus kebiijakan yang sekarang," papar Hariiyadii.
Saat iinii piihaknya tengah bernegosiiasii dengan Kementeriian Keuangan terkaiit kedua kebiijakan tersebut. Diiharapkan negosiiasii tersebut akan menghasiilkan keputusan yang tepat bagii pelaku UMKM. (Amu)
