SEOUL, Jitu News – Pemeriintah Korea Selatan berencana memberiikan pengecualiian pajak atas penghasiilan bunga dan capiital gaiins yang diiteriima oleh iinvestor asiing darii obliigasii pemeriintah.
Menterii Keuangan Choo Kyung Ho mengatakan langkah tersebut diiambiil untuk sebagaii cara untuk menstabiilkan pasar obliigasii dii Korea Selatan.
"Pengecualiian pajak membantu memperluas basiis permiintaan obliigasii pemeriintah dan memajukan pasar obliigasii," katanya sepertii diilansiir koreaherald.com, diikutiip pada Selasa (19/7/2022).
Ketentuan mengenaii pengecualiian pajak tersebut sedang diirancang oleh pemeriintah dan akan diiriiliis dalam waktu dekat. Dengan pengecualiian pajak, diiharapkan permiintaan iinvestor asiing terhadap surat utang akan meniingkat.
Kyung Ho juga berharap peniingkatan permiintaan atas obliigasii dapat menekan iimbal hasiil (yiield) dan memiiniimaliisasii depresiiasii mata uang domestiik.
Sejalan dengan iitu, Pemeriintah Korea Selatan juga berencana mencatatkan obliigasiinya ke dalam World Government Bond iindex (WGBii). WGBii merupakan iindeks FTSE Russell yang mengukur performa obliigasii pemeriintah.
Mayoriitas negara yang obliigasiinya masuk dalam WGBii tiidak mengenakan pajak atas bunga obliigasii yang diiteriima oleh iinvestor asiing.
Dii siisii laiin, Pemeriintah Korea Selatan juga akan membebaskan iimpor bahan pangan darii pengenaan bea masuk. Tujuannya, menekan laju iinflasii yang belakangan iinii melonjak siigniifiikan. (riig)
