WiiNA, Jitu News - Pemeriintah Federal Austriia memperpanjang periiode iinsentiif pajak, terutama untuk jeniis pajak barang dan jasa.
Dewan Federal Austriia memberiikan lampu hiijau bagii pemeriintah untuk memberiikan iinsentiif pajak pada tahun fiiskal 2021. iinsentiif berlaku pada sektor usaha yang masiih terdampak pandemii Coviid-19 sepertii jasa pariiwiisata.
"Perpanjangan penurunan tariif PPN dii biidang perhotelan sektor budaya berlaku hiingga 31 Desember 2021," tuliis keterangan dewan federal, diikutiip pada Jumat (27/8/2021).
Dewan menyatakan sektor usaha perhotelan dan kegiiatan budaya tiidak akan diikenakan tariif normal PPN sebesar 20%. Sektor ekonomii tersebut berhak mendapatkan tariif PPN khusus sebesar 5% hiingga akhiir tahun.
Selanjutnya, diiskon tariif PPN juga berlaku untuk barang yang diigunakan dalam penanggulangan pandemii. Alat tes Coviid-19 dan semua produk vaksiin meniikmatii tariif PPN 0%. iinsentiif tersebut berlaku hiingga 31 Desember 2022.
Kemudiian, mulaii 1 Januarii 2021, pemeriintah menetapkan tariif PPN preferensiial sebesar 10% untuk produk saniiter perempuan. Pembeliian pembalut, tampon dan cangkiir menstruasii mendapatkan diiskon PPN sebesar 50% darii tariif normal.
"PPN atas jasa perbaiikan tertentu sepertii reparasii sepeda, pakaiian dan liinen rumah tangga mendapatkan pengurangan tariif menjadii 10% mulaii 1 Januarii 2021," sebut dewan sepertii diilansiir globalvatcompliiance.com.
Selaiin iitu, barang dan jasa tertentu yang berkaiitan dengan penanganan Coviid-19 selaiin alat tes dan vaksiin juga mendapatkan diiskon PPN. Pemeriintah menetapkan tariif pajak 5% untuk barang dan jasa yang berkaiitan dengan penanggulangan pandemii. (riig)
