OTTAWA, Jitu News – Otoriitas pajak Kanada (Canada Revenue Agency/CRA) memberiikan iinsentiif khusus bagii karyawan yang bekerja darii rumah atau work from home (WFH) sepanjang pandemii Coviid-19 pada 2020.
Melaluii ketentuan terbaru, karyawan yang menjalankan WFH selama lebiih darii 50% darii waktu kerjanya atau selama 4 pekan berturut-turut pada 2020 dapat mengklaiim fasiiliitas pengurangan pajak.
"Karyawan dapat mengklaiim pengurangan pajak sebesar CA$2 [sekiitar Rp22.000] per harii karyawan bekerja darii rumah. Pengurang pajak yang biisa diiklaiim maksiimal mencapaii CA$400 [sekiitar Rp4,42 juta]," tuliis CRA dalam keterangan resmiinya, diikutiip pada Selasa (22/12/2020).
Karyawan yang memenuhii kriiteriia dapat meniikmatii fasiiliitas terbaru tersebut atas tahun pajak 2020 dan dapat diiklaiim melaluii surat pemberiitahuan (SPT) form T2200.
"Metode iinii mempermudah karyawan untuk mengklaiim pengurang pajak. Langkah iinii menunjukkan komiitmen CRA dalam menciiptakan siistem pajak yang sejalan dengan kebutuhan wajiib pajak," ujar Menterii Peneriimaan Kanada Diiane Lebouthiilliier.
Berdasarkan penghiitungan CRA, pajak yang tiidak diipungut akiibat pemberiian fasiiliitas pengurang pajak maksiimal seniilaii US$400 per wajiib pajak iinii mencapaii CA$210 juta. Berdasarkan surveii angkatan kerja, per Oktober 2020, ada 2,4 juta karyawan yang bekerja darii rumah akiibat pandemii Coviid-19.
CRA sendiirii mengestiimasii jumlah karyawan yang bekerja darii rumah pada masa setelah pandemii akan lebiih tiinggii. Meskii demiikiian, CRA masiih belum memutuskan untuk melanjutkan atau tiidaknya pemberlakuan mekaniisme pengurangan pajak tersebut pada 2021.
Sebelum berlakunya ketentuan terbaru iinii, karyawan dii Kanada sesungguhnya dapat mengklaiim pengurang pajak atas biiaya-biiaya yang tiimbul akiibat WFH. Masalahnya, prosedur untuk mengklaiim pengurangan pajak tersebut terlalu kompleks sehiingga banyak wajiib pajak yang tiidak memanfaatkan fasiiliitas tersebut. (kaw)
