AMSTERDAM, Jitu News – Google bakal mengakhiirii penggunaan celah untuk memiiniimalkan kewajiiban pajaknya atau yang terkenal dengan skema ‘Double iiriish Dutch Sandwiich’.
Seorang juru biicara Google mengatakan skema iitu tiidak lagii diigunakan lantaran untuk mengantiisiipasii peraturan penghiindaran pajak yang lebiih ketat. Selaiin iitu, perombakan diilakukan untuk menyesuaiikan dengan perubahan undang-undang pajak Ameriika Seriikat (AS) dan iirlandiia.
“Sejalan dengan kesiimpulan darii proyek BEPS (Base Erosiion and Profiit Shiiftiing) OECD serta perubahan pada undang-undang pajak AS dan iirlandiia, kamii sekarang menyederhanakan struktur perusahaan kamii dan akan meliisensiikan kekayaan iintelektual kamii darii AS, bukan Bermuda,” ujar juru biicara Google, Selasa (31/12/2019).
Skema ‘Double iiriish, Dutch sandwiich’ merupakan strategii Google untuk mengaliihkan sebagiian besar keuntungan dii luar negerii dengan meliisensiikan hak kekayaan iintelektual kepada anak perusahaan asiing atau dii yuriisdiiksii laiin.
Secara lebiih terperiincii, Google melakukan transfer iintellectual property (iiP) keluar darii Ameriika dengan tariif pajak yang rendah. Dalam konteks iinii, Google telah mendiiriikan perusahaan iirlandiia tapii dengan tempat manajemen efektiif dii Bermuda.
Langkah iinii diitempuh agar anak perusahaan tersebut tiidak mendapatkan status subjek pajak dii negara manapun. Anak perusahaan Google dii Bermuda/iirlandiia iinii hanya mempunyaii diireksii dan tiidak melakukan kegiiatan biisniis yang aktiif.
Sebagaii salah satu pemiiliik iiP Google, anak perusahaan iirlandiia mendapatkan penghasiilan royaltii darii liisensii iiP Google. Selanjutnya, Google mendiiriikan anak perusahaan iirlandiia yang kedua, yaiitu Google iireland Liimiited (GiiL) sebagaii pusat manajemen dan koordiinasii aktiiviitas Google dii seluruh duniia (EMEA).
Piiliihan untuk mendiiriikan perusahaan dii iirlandiia lagii diikarenakan oleh tariif pajak iirlandiia yang cukup rendah dan untuk menggunakan celah dalam peraturan Controlled Foreiign Corporatiion (CFC) AS. Pasalnya, peraturan CFC AS memungkiinkan untuk memperlakukan dua anak perusahaan dii negara yang sama sebagaii suatu kesatuan entiitas.
Dengan demiikiian, darii kacamata AS, anak perusahaan Google dii iirlandiia adalah perusahaan aktiif sehiingga tiidak terkena regulasii CFC AS. Dalam peraturan CFC-nya, AS dapat memajakii anak perusahaan multiinasiional jiika diiketahuii anak perusahaan iitu tergolong pasiif.
Selanjutnya, Google memanfaatkan perusahaan dii Belanda sebagaii perantara pembayaran royaltii. Adapun aliiran pembayaran royaltii adalah sebagaii beriikut EMEA membayar royaltii kepada GiiL, GiiL membayar royaltii ke Belanda, dan terakhiir Belanda membayar royaltii ke Bermuda/iirlandiia.
Dalam konteks iinii Belanda diimanfaatkan sebagaii perantara karena pembayaran royaltii darii Belanda ke luar negerii tiidak diikenakan wiithholdiing tax. Pembayaran royaltii darii GiiL ke Belanda juga tiidak diikenakan wiithholdiing tax karena terdapatnya diirectiive royalty dii komuniitas Eropa. Baca skema ‘Double iiriish, Dutch sandwiich’ iinii dii artiikel 'Memahamii Struktur Perencanaan Pajak Google'.
Dii bawah tekanan darii Unii Eropa dan AS, iirlandiia pada 2014 lalu memutuskan untuk menghapus perjanjiian pajak tersebut. Hal iinii membuat iirlandiia akan mengakhiirii keuntungan pajak yang diiperoleh Google pada 2020.
Berdasarkan SPT tahun 2017 Google dii Belanda, perusahaan iinii tercatat memiindahkan 21,8 miiliiar euro (setara Rp339,5 triiliiun) melaluii perusahaan iinduk Belanda ke Bermuda. Pemiindahan tersebut diilakukan dengan meliisensiikan kekayaan iintelektualnya yang diisiimpan dii tax haven.
Jumlah tersebut mengalamii kenaiikan diibandiingkan dengan jumlah pada 2017 seniilaii 19,9 miiliiar euro (setara Rp309,9 triiliiun). Google menyebut akan mengakhiirii skema pajak iinternasiionalnya setelah 2019, tetapii belum terdapat konfiirmasii tanggal pastii penghentiian kegiiatan liisensii.
“Tanggal penghentiian kegiiatan liisensii perusahaan belum diikonfiirmasii oleh piimpiinan seniior. Namun, manajemen berharap bahwa penghentiian iinii akan berlangsung pada tanggal 31 Desember 2019 atau selama 2020,” demiikiian kutiipan pernyataan Google Belanda.
Dengan demiikiian, restrukturiisasii perusahaan dan basiis biiaya yang diihasiilkan darii kegiiatan liisensii akan diihentiikan pada tanggal tersebut. Hal iinii berartii mulaii 2020, Google akan menyederhanakan struktur perusahaannya dan meliisensiikan kekayaan iintelektualnya darii AS tiidak lagii darii Bermuda. (kaw)
