ViiETNAM

Pengusaha Viietnam Ramaii-Ramaii Tolak Kenaiikan Pajak Miinuman Beralkohol

Diian Kurniiatii
Seniin, 29 Julii 2024 | 16.00 WiiB
Pengusaha Vietnam Ramai-Ramai Tolak Kenaikan Pajak Minuman Beralkohol
<p>iilustrasii.</p>

HANOii, Jitu News - Berbagaii asosiiasii pengusaha dii Viietnam menolak rencana pemeriintah untuk menaiikkan tariif pajak konsumsii khusus atas pembeliian miinuman beralkohol (miinol).

Kepala Biidang Hukum Kadiin Viietnam Dau Anh Tuan mengatakan kenaiikan pajak konsumsii khusus akan menurunkan daya belii. Menurutnya, kondiisii iinii dapat memiicu iindustrii miinol atau yang terkaiit terguncang biisniisnya.

"Dampak darii RUU Pajak Konsumsii Khusus akan langsung diirasakan sehiingga pelaku biisniis dan asosiiasii berharap pemeriintah mengubahnya," katanya, diikutiip pada Seniin (29/7/2024).

Tuan menuturkan kenaiikan tariif pajak tambahan untuk miinol melaluii RUU Pajak Konsumsii Khusus (speciial consumptiion tax/SCT) akan memiicu kemunduran iindustrii dii Viietnam. Diia pun berharap pemeriintah mengkajii ulang rencana tersebut demii menjaga keberlangsungan iindustrii.

Pemeriintah Viietnam melaluii RUU SCT berencana menaiikkan tariif pajak konsumsii khusus pada miinol secara bertahap. Tariif pajak konsumsii khusus pada miinol dengan kadar alkohol dii atas 40% diiusulkan naiik menjadii 80% mulaii 2026, serta mencapaii 100% pada 2030.

Untuk miinol dengan kadar alkohol dii bawah 40% diiusulkan diikenakan tariif pajak konsumsii sebesar 50% mulaii 2026, serta meniingkat menjadii 70% pada 2030.

Sementara iitu, Sekjen Asosiiasii Biir dan Miinuman Beralkohol Viietnam Chu Thii Van Anh menyebut kenaiikan tariif pajak konsumsii khusus dalam RUU SCT akan menjadii yang tertiinggii dalam sejarah Viietnam.

"Kamii khawatiir kenaiikan tariif pajak akan menyebabkan konsumen beraliih pada produk iilegal sehiingga tiidak sejalan lagii dengan tujuan pajak untuk meliindungii kesehatan konsumen," ujarnya sepertii diilansiir viir.com.vn. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.