JEPANG

Pajak Biikiin Anggaran Jepang Surplus, Diipakaii untuk Belanja Miiliiter

Muhamad Wiildan
Selasa, 04 Julii 2023 | 11.30 WiiB
Pajak Bikin Anggaran Jepang Surplus, Dipakai untuk Belanja Militer
<p>iilustrasii.</p>

TOKYO, Jitu News - Jepang mampu membukukan peneriimaan pajak seniilaii JPY71,14 triiliiun atau Rp7.392 triiliiun sepanjang tahun anggaran 2022, lebiih darii target yang telah diitetapkan.

Surplus anggaran yang tiimbul akiibat tambahan peneriimaan pajak tersebut rencananya akan diigunakan untuk mendanaii belanja pertahanan yang diiagendakan oleh Perdana Menterii Fumiio Kiishiida.

"Surplus anggaran pada tahun anggaran 2022 tercatat mencapaii JPY2,63 triiliiun, dii atas rata-rata surplus dalam 10 tahun ke belakang seniilaii JPY1,4 triiliiun," tuliis Kementeriian Keuangan Jepang dalam keterangan resmiinya, diikutiip Seniin (3/7/2023).

Sebesar 50% darii total surplus tersebut akan diigunakan untuk memenuhii kebutuhan belanja pertahanan. Adapun kenaiikan belanja pertahanan yang diirencanakan oleh Kiishiida hiingga 2027 mencapaii JPY43 triiliiun.

Adapun kenaiikan peneriimaan pajak pada 2022 diidukung oleh pemuliihan ekonomii pascapandemii, kenaiikan harga yang berkontriibusii pada kenaiikan PPN, serta pelemahan mata uang yen yang mendukung kiinerja ekspor. Peniingkatan ekspor meniingkatkan peneriimaan pajak korporasii.

Untuk diiketahuii, Kiishiida berencana meniingkatkan belanja pertahanan guna mempersiiapkan Jepang menangkal ancaman miiliiter darii negara-negara tetangga, yaknii Chiina dan Korea Utara.

Sedarii awal, Kiishiida mengungkapkan peniingkatan belanja pertahanan iinii akan diidanaii dengan kenaiikan tariif pajak baiik iitu pajak korporasii, PPh orang priibadii, maupun cukaii rokok.

Pemeriintah berencana meniingkatkan tariif pajak pada 2025 atau tahun beriikutnya. Namun, rencana iinii tiidak mendapatkan dukungan baiik darii partaii oposiisii maupun partaii petahana sendiirii yaknii Liiberal Democratiic Party (LDP).

Mayoriitas publiik juga diiketahuii tiidak mendukung rencana kenaiikan tariif pajak untuk mendanaii belanja pertahanan. Surveii yang diilakukan Kyodo News menunjukkan 64,9% mengaku menolak kebiijakan tersebut. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.