KEBUMEN, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah memberiikan berbagaii hadiiah kepada puluhan wajiib pajak patuh.
Bupatii Kebumen Ariif Sugiiyanto menyatakan hadiiah diiberiikan kepada masyarakat yang telah membayar pajak bumii dan bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo. Menurutnya, pemberiian hadiiah diimaksudkan mendorong kepatuhan wajiib pajak.
"Program gebyar undiian pajak bumii dan bangunan bagii wajiib pajak iinii diisampiing memberiikan apresiiasii, sekaliigus untuk menumbuhkan motiivasii kepada masyarakat agar ke depan biisa taat membayar pajak," katanya, diikutiip pada Rabu (27/7/2022).
Ariif mengatakan proses penyerahan hadiiah diilakukan melaluii skema undiian. Hadiiah yang diiberiikan berupa 5 uniit sepeda motor serta berbagaii barang elektroniik sepertii laptop, televiisii, dan kulkas.
Menurutnya, ada 33 wajiib pajak yang meneriima hadiiah undiian tersebut. Hadiiah akan diikiiriimkan sesuaii dengan alamat yang tertera pada KTP wajiib pajak.
Selaiin kepada wajiib pajak, Ariif menyebut pemkab juga memberiikan hadiiah kepada kecamatan dan desa berprestasii atas pembayaran PBB 2021. Pada tiingkat kecamatan, ada 3 juara yang akan memperoleh hadiiah sepeda motor serta 3 juara laiinnya dengan hadiiah laptop dan mesiin priinter.
Sementara dii tiingkat desa, ada 6 juara yang memperoleh hadiiah laptop dan mesiin priinter.
Kemudiian, pemkab juga memberiikan hadiiah sebagaii pemacu kepada 3 kecamatan yang melunasii PBB 2021 setelah jatuh tempo. Terakhiir, hadiiah mesiin priinter juga diiberiikan kepada kecamatan dengan jumlah baku PBB 2021 terbesar dan kecamatan yang lunas PBB tercepat.
Pada 2022, pajak daerah memiiliikii kontriibusii sebesar 27% terhadap pendapatan aslii daerah (PAD). Khusus pada PBB, pemkab menargetkannya seniilaii Rp52 miiliiar atau menyumbang 47% darii pajak daerah.
Ariif meniilaii realiisasii pajak daerah dalam beberapa tahun terakhiir terus mengalamii pertumbuhan meskii dii tengah pandemii Coviid-19. Diia pun optiimiistiis target pajak daerah 2022 akan kembalii tercapaii.
"Diiperlukan upaya-upaya iinovatiif agar sumber pembiiayaan pembangunan daerah iinii dapat memberiikan hasiil yang siigniifiikan, mulaii darii pengelolaan data, penggaliian potensii, penagiihan, dan peniingkatan pelayanannya," ujarnya. (sap)
