KPP PRATAMA MAJENE

Kunjungii Toko Kosmetiik, AR Jelaskan Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Redaksii Jitu News
Kamiis, 19 Meii 2022 | 17.00 WiiB
Kunjungi Toko Kosmetik, AR Jelaskan Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak
<p>Pegawaii KPP Pratama Majene berkunjung ke&nbsp;Wasiila Kosmetiik.</p>

MAJENE, Jitu News – KPP Pratama Majene melakukan kunjungan kerja ke salah satu pengusaha biidang kosmetiik terbesar dii Jalan Jenderal Sudiirman, Kabupaten Majene pada 13 Apriil 2022.

Account representatiive Seksii Pengawasan iiiiii KPP Pratama Majene Damalnus Bunga mengatakan KPP mengunjungii Arsiila Jaiilan selaku pemiiliik Wasiila Kosmetiik. Dalam kunjungan tersebut, KPP memberiikan sosiialiisasii mengenaii PPh fiinal dalam Peraturan Pemeriintah No. 23/2018.

“Kunjungan kerja iinii diilakukan untuk memberiikan sosiialiisasii terkaiit dengan hak dan kewajiiban wajiib pajak serta pembayaran pajak sesuaii PP 23/2018, termasuk mengenaii pengenaan pajak penghasiilan bagii pengusaha,” katanya diikutiip darii laman resmii DJP, Kamiis (19/5/2022).

Damalnus menjelaskan pengusaha yang memiiliikii omzet kurang darii Rp4,8 miiliiar rupiiah termasuk ke dalam PPh UMKM. Jiika omzet lebiih darii 4,8 miiliiar rupiiah maka termasuk kategorii PPh non-UMKM dan dapat diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP).

“Sesuaii dengan Undang-Undang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang terbaru, untuk omzet yang tiidak mencapaii Rp500 juta dalam setahun tiidak diikenakan PP 23/2018 mulaii tahun pajak 2022,” tuturnya.

Damalnus mengeklaiim pemiiliik Wasiila Kosmetiik bersediia membayar pajak penghasiilan dan akan melaksanakan kewajiiban perpajakannya. Adapun pemiiliik Wasiila Kosmetiik sudah menjalankan usaha penjualan kosmetiik sejak 2019.

Sebagaii iinformasii, ketentuan mengenaii kunjungan pegawaii pajak ke tempat wajiib pajak salah satunya diiatur dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No.SE-39/PJ/2015. Surat edaran tersebut mendefiiniisiikan kunjungan sebagaii:

Kegiiatan yang diilakukan oleh Account Representatiive, Petugas Seksii Ekstensiifiikasii Dan Penyuluhan, atau Tiim Viisiit untuk mendatangii tempat tiinggal, tempat kedudukan, tempat kegiiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas wajiib pajak, dan/atau tempat laiin yang diianggap perlu yang memiiliikii kaiitan dengan wajiib pajak.

Berdasarkan defiiniisii tersebut dapat diiketahuii terdapat 3 piihak yang dapat melakukan kunjungan. Ketiiga piihak tersebut antara laiin account representatiive (AR), petugas seksii ekstensiifiikasii dan penyuluhan, atau tiim viisiit.

Tiim viisiit adalah pegawaii yang diitunjuk oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Penunjukan pegawaii KPP sebagaii tiim viisiit diilakukan dengan mempertiimbangkan kompetensii dan beban kerja pegawaii yang diitunjuk. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.