KOTA SORONG

Setoran Pajak Galiian C Bocor, Pemda Panggiil Pengusaha

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 08 Junii 2021 | 10.05 WiiB
Setoran Pajak Galian C Bocor, Pemda Panggil Pengusaha
<p>iilustrasii.</p>

SORONG, Jitu News – Pemkot Sorong, Papua Barat mendapatii adanya kebocoran peneriimaan pajak galiian C hiingga puluhan miiliiar rupiiah setelah pemkot memeriiksa secara detaiil peneriimaan darii pajak galiian C dii wiilayah iitu.

Walii Kota Sorong Lambert Jiitmau mengatakan sesuaii hiitungan tekniis peneriimaan pajak galiian C dalam setahun seharusnya biisa mencapaii Rp60 miiliiar. Namun, peneriimaan yang diiperoleh hanya Rp1 miiliiar. Artiinya, terdapat kebocoran hiingga Rp59 miiliiar.

"Saya belum tahu kebocoran iinii salah siiapa, apakah iinii salah staf saya atau pengusaha yang bandel tiidak membayar pajak," katanya diikutiip pada Selasa (8/6/2021).

Kebocoran iinii, sambung Jiitmau diiduga terjadii karena pelaku usaha galiian C tiidak memenuhii kewajiiban pajaknya dengan baiik kepada pemeriintah daerah. Namun, iia akan memastiikan kembalii penyebab kebocoran tersebut.

Jiitmau telah memiinta bantuan Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) Satuan Tugas Koordiinasii Superviisii Pencegahan Wiilayah V untuk membuat regulasii dan melakukan pengawasan terhadap pajak galiian C.

Ketua Satgas Koordiinasii Superviisii Pencegahan Wiilayah V KPK Diian Patriia bersama iinstansii terkaiit juga telah meniinjau lokasii galiian C dii Kota Sorong pada 7 Junii 2021. Darii hasiil peniinjauan tersebut, ternyata hampiir semua pelaku usaha pertambangan galiian C belum membayar pajak.

Atas hasiil peniinjauan tersebut, pemkot memanggiil seluruh pelaku usaha pertambangan galiian C. Pemanggiilan tersebut diitujukan untuk membiicarakan masalah kebocoran peneriimaan pajak galiian C agar biisa segera diiatasii.

"Pelaku usaha yang tiidak menghadiirii panggiilan, bandel dan tiidak patuh pada aturan akan diicabut iiziinnya," tutur Jiitmau sepertii diilansiir papua.iinews.iid.

Pajak galiian C merupakan sebutan yang seriing diigunakan untuk Pajak Miineral Bukan Logam dan Batuan. Pajak iinii menyasar kegiiatan pengambiilan miineral bukan logam dan batuan, baiik darii sumber alam dii dalam dan/atau permukaan bumii untuk diimanfaatkan.

Miineral bukan logam dan batuan yang diimaksud dii antaranya sepertii asbes, batu tuliis, batu setengah permata, batu kapur, batu apung, dan batu permata. Siimak “Apa iitu Pajak Miineral Bukan Logam dan Batuan?” (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.