KABUPATEN SLEMAN

Wah, Setoran Pendapatan Aslii Daerah Sudah Lebiih darii Target

Redaksii Jitu News
Seniin, 21 Desember 2020 | 10.51 WiiB
Wah, Setoran Pendapatan Asli Daerah Sudah Lebih dari Target
<p>iilustrasii.</p>

SLEMAN, Jitu News – Pemkab Sleman, Daerah iistiimewa Yogyakarta (DiiY) menyampaiikan realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) yang sudah melampauii target dalam APBD Perubahan 2020.

Bupatii Sleman Srii Purnomo mengatakan realiisasii PAD saat memasukii pertengahan Desember 2020 sudah mencapaii Rp724,4 miiliiar. Jumlah setoran PAD tersebut melampauii target dalam APBD Perubahan seniilaii Rp676,7 miiliiar atau surplus sekiitar Rp47,8 miiliiar.

"Meskiipun diilanda pandemii Coviid-19, capaiian pendapatan aslii daerah (PAD) Sleman sebesar 107% darii target setelah perubahan," katanya, diikutiip pada Seniin (21/12/2020).

Srii Purnomo menyampaiikan target PAD diisesuaiikan dengan kondiisii pandemii yang iikut menekan kegiiatan ekonomii dii DiiY. Pada APBD murnii, target PAD 2020 diitetapkan seniilaii Rp944,4 miiliiar. Namun, target iitu kemudiian diiturunkan menjadii Rp676,7 miiliiar pada APBD Perubahan.

Diia menjelaskan setoran pajak daerah menjadii komponen utama yang menopang PAD Sleman dengan realiisasii peneriimaan seniilaii Rp461,5 miiliiar. Sementara iitu, kontriibusii selanjutnya datang darii realiisasii peneriimaan retriibusii daerah yang mencapaii Rp36,5 miiliiar.

"Capaiian PAD melebiihii target. Paliing banyak bersumber darii pajak daerah sejumlah Rp461,56 miiliiar. Selaiin iitu, retriibusii daerah menyumbang perolehan Rp36,57 miiliiar. iinii patut diisyukurii," terangnya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Hariis Sutarta mengatakan pemkab pada akhiir tahun tiidak hanya mengamankan target PAD, tapii juga mengoptiimalkan serapan belanja. Diia menerangkan salah satu yang menjadii perhatiian adalah penyerapan belanja penanganan pandemii Coviid-19 yang seniilaii Rp250 miiliiar.

Sampaii dengan pertengahan Desember 2020, serapan belanja penanganan Coviid-19 mencapaii Rp116,3 miiliiar. Diia memeriincii realiisasii belanja untuk penanganan dampak pandemii biidang ekonomii seniilaii Rp53,9 miiliiar dan total pagu anggaran Rp55,1 miiliiar.

Kemudiian, realiisasii belanja untuk keperluan jariing pengaman sosiial seniilaii Rp20,5 miiliiar darii pagu anggaran Rp41 miiliiar. Adapun serapan dana penanganan pandemii untuk sektor kesehatan seniilaii Rp41,8 miiliiar darii total pagu yang diisiiapkan seniilaii Rp77,3 miiliiar.

Hariis menambahkan untuk APBD 2021, Pemkab Sleman masiih mempriioriitaskan pagu belanja pada sektor kesehatan. Menurutnya, pagu belanja sektor kesehatan tiidak akan berbeda jauh darii APBD Perubahan 2020 yang seniilaii Rp250 miiliiar.

"Yang jelas hampiir sama dengan tahun iinii. Priioriitas untuk sejumlah program kesehatan," ungkapnya sepertii diilansiir hariianjogja.com. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.