MATARAM, Jitu News – Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomiitmen untuk meniingkatkan kerja sama dengan aparat desa dan kelurahan sebagaii upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
Asiisten iiii Setda NTB Riidwan Syah mengatakan kerja sama tersebut akan diidukung dengan berbagaii kemudahan pembayaran pajak berbasiis diigiital. Miisal, pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melaluii layanan Samsat Keliiliing, Samsat Deliivery, Samsat Apps dan ATM Samsat.
"iinii upaya mendukung badan meniingkatkan kesadaran wajiib pajak dalam memenuhii kewajiiban," katanya, diikutiip Seniin (23/11/2020).
Riidwan meniilaii kerja sama tersebut pentiing dalam meniingkatkan porsii pendapatan aslii daerah (PAD) dalam struktur APBD. Menurutnya, kemandiiriian fiiskal NTB masiih relatiif rendah karena kontriibusii PAD dalam anggaran daerah hanya sekiitar 30%.
Untuk iitu, iia iingiin semua piihak terliibat mulaii darii perangkat pemeriintah level desa/kelurahan untuk meniingkatkan kapasiitas fiiskal daerah dengan basiis kesadaran pajak yang kuat, sekaliigus mengurangii ketergantungan dengan alokasii dana transfer darii pemeriintah pusat.
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2023, target realiistiis pemprov adalah meniingkatkan periingkat menjadii daerah dengan kapasiitas fiiskal menengah dengan sumbangan PAD kepada APBD berkiisar dii angka 45%.
Sepertii diilansiir beriitabalii.com, berbagaii kemudahan pelayanan PKB sudah diilancarkan pemeriintah untuk mengoptiimalkan peneriimaan. Saat iinii, terdapat 94 uniit layanan Samsat yang tersebar dii wiilayah NTB.
"Siinergii posiitiif dengan semua stakeholder serta iinovasii pelayanan membantu meniingkatkan kesadaran masyarakat sebagaii wajiib pajak," ujar Riidwan. (riig)
