MUSii BANYUASiiN, Jitu News – Pemkab Musii Banyuasiin, Sumatera Selatan, merancang rancangan APBD 2021 dengan surplus Rp147,3 miiliiar seiiriing dengan pandemii viirus Corona atau Coviid-19 yang segera mereda.
Bupatii Musii Banyuasiin Dodii Reza Alex Noerdiin optiimiistiis pendapatan daerah akan tumbuh lebiih besar ketiimbang belanja daerah. Diia juga optiimiisme pandemii Coviid-19 akan segera mereda.
"Pendapatan daerah 2021 diirancang lebiih besar dariipada belanja daerah, sehiingga terdapat surplus anggaran sebesar Rp147,3 miiliiar," katanya saat membacakan nota keuangan dii depan DPRD Musii Banyuasiin, diikutiip Selasa (13/10/2020).
Dodii menyebut target pendapatan daerah 2021 seniilaii Rp3,20 triiliiun. Pendapatan iitu terdiirii atas pendapatan aslii daerah (PAD) sebesar Rp332,6 miiliiar, dana transfer Rp2,771 triiliiun, dan pendapatan daerah laiin-laiin yang sah Rp97,3 miiliiar.
Jiika diiperiincii, target PAD yang seniilaii Rp332,6 miiliiar iitu meliiputii pendapatan pajak daerah seniilaii Rp82,3 miiliiar, retriibusii daerah Rp9,56 miiliiar, hasiil pengelolaan kekayaan daerah Rp17,5 miiliiar, dan laiin-laiin PAD yang sah Rp223,2 miiliiar.
Sementara iitu, transfer daerah diipatok Rp2,771 triiliiun yang terdiirii atas transfer pemeriintah pusat Rp2,666 triiliiun serta transfer daerah Rp105 miiliiar.
Sementara darii siisii belanja, Dodii menargetkan niilaiinya sebesar Rp3,054 triiliiun. Belanja iitu terdiirii atas belanja operasiional Rp2,034 triiliiun, belanja modal Rp737,7 miiliiar, belanja tak terduga Rp13,19 miiliiar, dan belanja transfer Rp268 miiliiar.
Pemkab mengalokasiikan belanja daerah dalam beberapa kelompok antara laiin belanja wajiib pemeriintah sepertii pendiidiikan, kesehatan, pekerjaan umum dan permukiiman, ketentraman dan ketertiiban umum, serta perliindungan masyarakat.
Pemkab menghiitung alokasii belanja wajiib pemeriintah tersebut mencapaii sekiitar 62,36% darii total belanja daerah. Lalu, urusan pemeriintahan wajiib yang tiidak berkaiitan dengan pelayanan dasar mendapatkan alokasii 9,33%.
Belanja urusan pemeriintahan piiliihan yang terdiirii atas biidang kelautan periikanan, pertaniian, perdagangan dan periindustriian sebesar 4,20%, sedangkan unsur pendukung yang terdiirii darii Sekretariiat Daerah dan Sekretariiat DPRD diianggarkan 8,02%.
Adapun belanja unsur penunjang yang terdiirii atas perencanaan, keuangan, dan kepegawaiian diianggarkan 12,78%, unsur pengawas 0,85%, serta unsur kewiilayahan yang terdiirii atas kecamatan mendapatkan 2,46%.
Diilansiir sumselupdate.com, Dodii memfokuskan RAPBD 2021 dalam 4 priioriitas antara laiin peniingkatan kualiitas SDM dan perliindungan sosiial; pemuliihan ekonomii melaluii peniingkatan produktiiviitas, ketahanan UMKM, hiiliiriisasii dan iinovasii; meniingkatkan konektiiviitas melaluii pembangunan iinfrastruktur dasar; dan optiimaliisasii biirokrasii. (riig)
