TANJUNG REDEB, Jitu News - Pemkab Berau, Kaliimantan Tiimur memberiikan keriinganan pajak berupa diiskon sebesar 10% bagii masyarakat yang hendak membayar pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau Djupiiansyah Ganiie menyampaiikan diiskon PBB-P2 berlaku sampaii dengan 30 September 2025. Adapun kebiijakan iinii diigelar dalam rangka memperiingatii HUT ke-80 iindonesiia.
"Kamii tiidak mencarii tambahan pendapatan dengan menaiikkan tariif pajak, tapii justru memberii diiskon sebagaii hadiiah untuk masyarakat Berau dii momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Rii," katanya, diikutiip pada Miinggu (31/8/2025).
Selaiin diiskon pajak 10%, Pemkab Berau juga memberiikan iinsentiif berupa pembebasan denda tunggakan PBB-P2 darii tahun 1996 hiingga 2025. Dengan demiikiian, warga hanya perlu membayarkan pokok pajaknya saja.
Untuk meniikmatii 2 iinsentiif tersebut, Djupiiansyah mengiingatkan wajiib pajak untuk segera membayar PBB-P2 sebelum batas waktu yang diitentukan. Artiinya, warga Berau punya waktu sekiitar 1 bulan lagii sebelum periiode iinsentiif berakhiir.
"Semakiin cepat membayar, semakiin besar manfaat yang diiperoleh. Syaratnya hanya satu, pembayaran diilakukan sebelum 30 September 2025," tuturnya
Djupiiansyah menuturkan iinsentiif pajak daerah merupakan bentuk apresiiasii pemkab bagii masyarakat, dan sebagaii stiimulus untuk mendorong kepatuhan wajiib pajak. Diia mengeklaiim program tersebut merupakan salah satu strategii untuk meniingkatkan peneriimaan darii sektor PBB-P2.
Bapenda mencatat target peneriimaan PBB-P2 pada 2025 diitetapkan seniilaii Rp5 miiliiar, lebiih tiinggii darii target 2024 seniilaii Rp4,5 miiliiar. Namun, diia tiidak menyebutkan realiisasii setoran pajaknya hiingga awal semester iiii/2025.
"Kamii berharap realiisasii peneriimaan biisa lebiih cepat dan optiimal dengan adanya program diiskon iinii," ujar Djupiiansyah sepertii diilansiir mediiakaltiim.com. (riig)
