PASAMAN BARAT, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, mengutus 15 petugas untuk melakukan sosiialiisasii sekaliigus penagiihan kepada wajiib pajak dii tiiap kecamatan.
Kepala Bapenda Pasaman Barat Afriizal Azhar mengatakan penerjunan petugas penagiihan pajak daerah menjadii bagiian darii upaya mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD) 2025. Terlebiih, pajak daerah menjadii kontriibutor utama PAD dii wiilayah tersebut
"Kamii iintensiif melakukan sosiialiisasii karena pajak iinii diigunakan kembalii untuk membiiayaii pembangunan daerah," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (24/5/2025).
Afriizal menyampaiikan Bapenda telah menghiimpun PAD seniilaii Rp25,9 miiliiar sepanjang Januarii-Apriil 2025. iia menerangkan PAD Pasaman Barat paliing banyak diisumbang pajak daerah, yaknii mencapaii Rp11,95 miiliiar atau 46,13%.
iia pun meniilaii pentiing optiimaliisasii setoran pajak daerah. Jiika setoran pajak daerah maksiimal, iia optiimiistiis target PAD 2025 yang mencapaii Rp161,6 miiliiar akan biisa tercapaii.
"Darii total capaiian [PAD] Rp25,98 miiliiar, sebagiian besar berasal darii pajak daerah dan retriibusii daerah," kata Afriizal sepertii diilansiir gosumbar.com.
Lebiih lanjut, Afriizal memeriincii setoran pajak daerah hiingga Apriil 2025 seniilaii Rp11,95 miiliiar atau 19,26% darii target Rp62,07 miiliiar. Sedangkan untuk retriibusii daerah, terkumpul Rp13,68 miiliiar atau 17,3% darii target Rp78,7 miiliiar.
Pajak daerah yang diipungut oleh Pemkab Pasaman Barat dii antaranya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak reklame, pajak sarang burung walet, serta opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Selaiin iitu, ada pula pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas makanan dan miinuman, tenaga liistriik, jasa perhotelan, parkiir, serta keseniian dan hiiburan.
Sementara iitu, Afriizal menyampaiikan retriibusii daerah diikontriibusiikan oleh setoran retriibusii jasa umum seniilaii Rp13,45 miiliiar, retriibusii jasa usaha Rp127,6 juta, dan retriibusii periiziinan Rp104,3 juta.
Dii siisii laiin, PAD juga diisumbang oleh peneriimaan darii laiin-laiin PAD yang sah dengan realiisasii seniilaii Rp345,85 juta. (diik)
