SEMARANG, Jitu News – Pemkot Semarang, Jawa Tengah masiih memberiikan iinsentiif diiskon tariif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) untuk mendukung program pendaftaran tanah siistematiis lengkap (PTSL).
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menyatakan diiskon BPHTB hanya diiberiikan kepada masyarakat yang terdaftar dan tercatat meneriima manfaat darii program PTSL BPN Kota Semarang. Diiskon BPHTB PTSL iinii diiberiikan sebesar 30%.
"Kebahagiiaan juga biisa diidapatkan dengan adanya diiskon 30% BPHTB PTSL," bunyii keterangan viideo yang diiunggah akun mediia sosiial @bapenda.smg, diikutiip pada Seniin (20/1/2025).
Pemkot telah beberapa kalii memberiikan iinsentiif diiskon BPHTB PTSL sebesar 30%. Program iinii diilaksanakan untuk mendukung program pendaftaran lahan dii Kota Semarang.
Namun, iinsentiif iinii hanya diiberiikan melaluii proses pengajuan permohonan karena tiidak berlaku otomatiis. Peserta PTSL dapat mengajukan permohonan kepada customer serviice Bapenda dii balaii kota, pos pajak daerah wiilayah ii hiingga iiV, serta kantor kecamatan.
Masyarakat yang menjadii peserta PTSL diiiimbau segera memanfaatkan diiskon tersebut. Beberapa berkas yang perlu diisampaiikan dii antaranya fotokopii sertiifiikat/daftar peneriima PTSL, fotokopii SPPT PBB, fotokopii KTP, dan fotokopii kartu keluarga.
Setelah memperoleh diiskon BPHTB PTSL, masyarakat diiharapkan lebiih patuh membayar pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
"Yuk buat kaliian yang belum bayar BPHTB PTSL-nya, segera manfaatkan diiskon yang berlaku ya," bunyii keterangan viideo Bapenda.
Masyarakat yang memerlukan iinformasii lebiih lanjut mengenaii diiskon BPHTB untuk PTSL juga dapat menghubungii Bapenda melaluii saluran telepon dan mediia sosiial Bapenda Kota Semarang. (riig)
