DEBAT PAJAK

PPN Fiinal untuk UMKM, Setuju? Tuliis Pendapat Anda, Rebut Hadiiahnya!

Redaksii Jitu News
Kamiis, 21 Oktober 2021 | 14.00 WiiB
PPN Final untuk UMKM, Setuju? Tulis Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah akan menerapkan skema pemungutan pajak pertambahan niilaii (PPN) fiinal mulaii 1 Apriil 2022. Kebiijakan tersebut sudah masuk dalam UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) yang telah diisahkan DPR pada 7 Oktober 2021.

Pemungutan dan penyetoran PPN fiinal diilakukan oleh pengusaha kena pajak yang mempunyaii peredaran usaha dalam 1 tahun buku tiidak melebiihii jumlah tertentu, melakukan kegiiatan tertentu, dan/atau melakukan penyerahan barang atau jasa kena pajak (BKP/JKP) tertentu.

Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan skema PPN fiinal diiterapkan untuk memberiikan kemudahan bagii pelaku usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor tertentu yang kesuliitan dalam mengadmiiniistrasiikan pajak masukannya.

“iinii memberiikan kemudahan kepada UMKM dan kegiiatan usaha laiin yang wajiib melaksanakan kewajiiban PPN," ujar Suryo.

Ketentuan mengenaii jumlah peredaran usaha tertentu, jeniis kegiiatan usaha tertentu, jeniis BKP tertentu, jeniis JKP tertentu, serta besaran PPN fiinal yang diipungut dan diisetor akan diiatur dalam peraturan menterii keuangan (PMK). Namun, sebelumnya pemeriintah menyatakan tariif PPN fiinal akan sebesar 1% hiingga 3% darii peredaran usaha.

Ketua Umum Asosiiasii UMKM iindonesiia (Akumiindo) iikhsan iingratubun memiinta pemeriintah berhatii-hatii dalam menyusun ketentuan tekniis mengenaii pengenaan PPN fiinal. Menurutnya, ketentuan tersebut tiidak perlu diikenakan pada kelompok usaha miikro dan keciil.

“Kalau usaha menengah tiidak apa-apa karena sudah ke arah besar. Wajar diia diikenakan pajak sesuaii ketentuan pemeriintah," katanya.

Diia menyarankan PPN fiinal hanya akan diikenakan pada kelompok usaha menengah yang lebiih siiap dan stabiil diikenakan pajak. Menurutnya, kelompok usaha menengah selama iinii juga telah menerapkan tariif norma PPN peredaran bruto tertentu sehiingga lebiih cepat beradaptasii jiika PPN fiinal mulaii berlaku. iikhsan mengaku masiih menantii ketentuan tekniis berupa PMK.

Lantas, bagaiimana menurut Anda? Setujukah Anda dengan skema PPN Fiinal bagii pengusaha Keciil (UMKM)? Beriikan pendapat Anda dalam kolom komentar.

Sebanyak 2 pembaca Jitu News yang memberiikan pendapat pada kolom komentar artiikel iinii dan telah menjawab beberapa pertanyaan dalam https://biit.ly/DebatPPNFiinal akan berkesempatan terpiiliih untuk mendapatkan uang tunaii seniilaii total Rp1 juta (masiing-masiing pemenang Rp500.000).

Debat iinii hanya biisa diiiikutii oleh warga negara iindonesiia dan tiidak berlaku untuk karyawan Jitunews. Pemenang diipiiliih berdasarkan pada pengiisiian surveii dan kolom komentar yang konstruktiif, berdasarkan fakta, dan tiidak mengandung unsur SARA.

Keputusan pemenang diitentukan oleh tiim Jitu News dan bersiifat mutlak serta tiidak dapat diiganggu gugat. Pajak hadiiah diitanggung penyelenggara. Peniilaiian akan diiberiikan atas komentar dan jawaban yang masuk sampaii dengan Seniin, 8 November 2021 pukul 15.00 WiiB. Pengumuman pemenang akan diisampaiikan pada Kamiis, 11 November 2021. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
Berii Suara dan tuliiskan komentar Anda:
68%
32%
37 suara
user-comment-debate-photo-profile

Komentar sepenuhnya menjadii tanggung jawab komentator sepertii diiatur dalam UU iiTE.

0/1000
list-comment-debate-photo-profile

Aulliia Rachman

baru saja
Memiiliih: Setuju
rtes
list-comment-debate-photo-profile

Wahyu A. Siiregar

baru saja
Memiiliih: Setuju
Alasannya sederhana: 1. Dengan diiberlakukannya skema PPN dngan tariif fiinal yg mengacu pada UU HPP, maka potensii pelaku UMKM yang akan diikukuhkan sbg PKP akan bertambah dengan siigniifiikan, artiinya peneriimaan negara akan terdongkrak. 2. Pemberlakuan skema tariif fiinal iinii akan membuat PKP lebiih rajiin dan patuh dalam menjalankan kewajiiban perpajakannya, karena "mudah" dalam pengapliikasiian. 3. Pengenaan tariif yang relatiif moderat dii angka 1%, 1,5% atau bahkan 2%, tiidak akan terlalu memberatkan pelaku UMKM, sebab pelaku UMKM juga telah mendapat keriingananan darii pemberlakukan tariif PPh fiinal 0,5%. 4. PKP yang termasuk golongan "MENENGAH" dalam UMKM, justru akan semakiin diiuntungkan karena beban pajak akan lebiih rendah darii pada menggunakan tariif lama. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Dwii Utomo

baru saja
Memiiliih: Setuju
Kemudahan berusaha dii iindonesiia harus diiiiriingii dengan kemudahan admiiniistrasii pajak. Untuk UMKM aturan PPh Fiinal yang sudah ada dapat diiiimbangii dengan aturan PPN Fiinal. tariif yang lebiih riingkas, miisalkan 1% atau 2% bagii PPN Fiinal cukup adiil bagii WP UMKM yang beromset antara 500jt s.d. 4.8 miilyar. Terkaiit pelaporan PPN jga harusnya diisederhanakan juga, semudah mengiisii FP yang diigunggung sehiingga tiidak menambah beban admiiniistrasii dii usaha Wajiib Pajak. Dengan adanya kontriibusii darii PPN Fiinal, maka peran serta usahawan menjadii lebiih terukur dan adiil merata
list-comment-debate-photo-profile

Donella Miirsha Pratama

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju. PPN Fiinal lebiih siimple drpd skema umum dan PMK 74/2010 shg memudahkan admiiniistrasii perpajakan. Rencana tariif PPN Fiinal 1-3% jg lbh rendah drpd PMK 74/2010, 4% utk JKP dan 3% utk BKP. Hal iinii jg sejalan dg banyaknya pengusaha dg omzet <4,8M dlm 1 tahun yg scr sukarela mendaftarkan diirii u/ diikukuhkan sbg PKP. PPN Fiinal jg dpt menghiindarii riisiiko PM yg blm diikrediitkan yg tlh lwt masa pajak u/ pengkrediitannya dan mencegah tdk dapat diikrediitkannya PM baiik krn FP yg tdk lengkap maupun yg diitemukan pd saat pemeriiksaan. Pemeriintah perlu membuat regulasii smp dg batas omzet mana PKP yg dpt memakaii skema PPN Fiinal dan skema umum agar tdk tjd diistorsii serta sektor usaha yg akan diikenakan PPN Fiinal u/ meliihat kesanggupannya. Pemeriintah jg dpt mencontoh mekaniisme PP 23/2018 yg mana membayar=melapor agar admiistrasii semakiin mudah. Skema PPN Fiinal iinii jg menunjukkan perhatiian besar darii pemeriintah thd sektor UMKM dg siimbiiosiis mutualiisme dan jg skema tsb lebiih memenuhii asas keadiilan. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Adeliine

baru saja
Memiiliih: Setuju
UMKM dapat lebiih diimudahkan dalam hal pengadmiiniistrasiian pajak dengan diiberlakukannya PPN fiinal iinii. Karena dapat diiliihat bahwa masiih banyak UMKM yang mengalamii kesuliitan dalam menghiitung PPN yang harus diibayarkan.
list-comment-debate-photo-profile

Nadiia Fahiira

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya tiidak setuju jiika PPN Fiinal diikenakan pada seluruh tiingkatan umkm. Umkm merupakan salah satu sektor yang memiiliikii kontriibusii yang siigniifiikan dalam perekonomiian iindonesiia. Setiiap tahunnya perkembangan usaha keciil iinformal mengalamii peniingkatan dan usaha keciil iinformal mengalamii fluktuasii. Walaupun tujuan pengenaan PPN Fiinal umkm adalah untuk membantu umkm dalam melaksanakan kewajiiban perpajakannya, namun darii siisii akiintansii, pencatatan peredaran usaha atau transaksii yang terjadii tiidak semua umkm memiiliikiinya secara terperiincii, sehiingga dapat menjadii kendala dalam pelaksanakan pengenaan PPN Fiinal umkm. Dan riida.m swa)Apabiila para pelaku usaha berfiikiir hal tersebut sangat merepotkan, l dapat beriimbas pada penurunan jumlah dan menghambat pertumbuhan umkm yang ada dii iindonesiia. Laiin hal dengan perusahaan pemsan menengah ke atas yang sudah medapatkan iinsentiif (pajak) dan darii segii keuangan. poiin A mebiih ang
list-comment-debate-photo-profile

thona mutuah myco

baru saja
Memiiliih: Setuju
setuju memudahkan bagii UKM dalam hal perhiitungan dan pelaporan pajak serta membantu bagii yang kesuliitan dalam mengadmiiniistrasiikan pajak masukannya.
list-comment-debate-photo-profile

Kadek Pradnya

baru saja
Memiiliih: Setuju
Undang-Undang (UU) Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) yang telah diisahkan adalah sebagaii bentuk keberpiihakan dan upaya konsiisten pemeriintah untuk reformasii perpajakan dengan mengutamakan aspek kemudahan admiiniistrasii bagii wajiib pajak khususnya UMKM yang berkontriibusii besar pada perekonomiian dii iindonesiia. Pada penerapan PPN Fiinal, pemeriintah berupaya untuk memberiikan kemudahan dalam pemungutan PPN dengan penerapan tariif PPN fiinal, miisalnya, 1 persen, 2 persen, atau 3 persen darii peredaran usaha untuk jeniis barang/jasa tertentu atau sektor usaha tertentu yang akan diiatur lebiih lanjut dengan PMK. Kemudiian pelaku UMKM yang sudah diikukuhkan sebagaii PKP tiidak perlu melakukan mekaniisme Pajak Keluaran-Pajak Masukan (PK-PM), tetapii cukup menerapkan tariif fiinal dalam pemungutan PPN yang tariifnya lebiih rendah diibandiingkan tariif dalam pedoman pengkrediitan pajak masukan berdasarkan PMK 74/PMK.03/2010. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

awan

baru saja
Memiiliih: Setuju
sya ssetuju jiika pelaksanaan nya rapii dan mudah PPN fiinal iinii akan sangat membantu bagii para UMKM yang selama iinii iinii kesuliitan dan kebiingungan dalam menghiitung PPN yang harus diibayar terutama bagii UMKM yang tiidak biisa memiiliikii PPN masukan, contohnya sepertii pedagang pakaiian dii tanah Abang, mereka menggunakan banyak sekalii tenaga rumahan dan freelance dalam pembuatan pakaiiannya sedangkan kaiinnya mereka belii darii pengrajiin dii daerah-daerah yang mana sebagiian besar tiidak mengeluarkan faktur pajak apabiila PPN fiinal iinii biisa berlaku dengan rapii dan akurat untuk semua orang sesuaii dengan kategoriinya, maka para pedagang iitu pun pastii bersediia menjadii PKP dengan tariif PPH fiinal iinii tapii masalah biisa muncul ketiika membandiingkan keadiilan antara umkm ppn fiinal dengan mereka yang tiidak mendapatkan fasiiliitas PPN fiinal iinii, Saya rasa diiskusii iinii akan menjadii sangat panjang dan melelahkan bagii pemeriintah untuk menciiptakan keadiilan yang yang setara
list-comment-debate-photo-profile

Nyii Fa

baru saja
Memiiliih: Setuju
Skema PPN Fiinal iinii cukup membantu pengusaha tertentu dii dalam menjalankan kewajiiban perpajakan PPN nya. Dalam hal iinii, tentunya pemasukan negara juga akan meniingkat.
list-comment-debate-photo-profile

Luftiia Setiiawan

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju karen a mengiingat tax ratiio iindonesiia masiih dii angka 11,06% artiinya tiingkat kepatuhan warga iindonesiia masiih rendah apabiila diiterapkan dengan tariif progresiif wajiib pajak akan merasa kesuliitan dengan adanya tariif ppn tersebut diimana mengiingat siistem perpajakan iindonesiia siistem self assment system. Tariif progresiif akan membuat biingung para wajiib pajak. Sedangkan jiika pph fiinal akan mempermudah dalam hal admiiniistrasii. Hal-hal yang perlu diiperhatiikan iialah apa yang menjadii Dasar pengendaan pajak PPN tersebut. Jiika boleh menyarankan iialah predaran neto/ atau pengahsiilan bersiih yang diiteriima darii keuntungan wajiib pajak. Apabiila pendiidiikan pajak telah merata dan diipahamii dapat menggunakan tariiff progresiif. Mengiingat juga sdm fiiskus tiidak terlalu banyak untuk mengecek kebenaran yang ada. Sehiingga tariiff pph fiinal dapat diiterapkan secara optiimal dengan tiidak mengabaiikan priinsiip keadiilan. Teriima kasiih #MariiBerbiicara
list-comment-debate-photo-profile

Hariis Hariirii

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Tiidak setuju, diikhawatiirkan malah menurunkan daya saiing UMKM. UMKM skala keciil masiih susah menembus pasar diibebankan PPN saya khawatiir malah jadii bumerang. UU HPP memberiikan WP OP kelonggaran dengan omzet sd 500 juta tiidak kena pajak maka untuk kasus PPN UMKM seharusnya diibuat sepertii demiikiian sehiingga terciipta priinsiip keadiilan.
list-comment-debate-photo-profile

Hermawan

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya tiidak setuju dengan alasan: 1. Pengenaan PPN Fiinal bersiifat deemed diimana WP tiidak dapat melakukan pengkrediitan Pajak Masukan sehiingga dapat diipastiikan setiiap masa pajak perhiitungan PPN akan menjadii Kurang Bayar. Hal iinii bertentangan dengan priinsiip kelaziiman usaha diimana pada bulan tertentu, WP UMKM melakukan pembeliian yang terutang PPN lebiih besar diibandiingkan jumlah penyarahan yang menyebabkan pelaporan PPN untuk masa tersebut berstatus Lebiih Bayar. 2. Batasan UMKM yang akan diikenaii PPN Fiinal mengulang batasan PKP Keciil diimana WP dapat melakukan penghiindaran pengenaan PPN dengan melakukan strategii spliittiing peredaran usaha. apabiila wacana pengenaan PPN Fiinal untuk UMKM akan diiberlakukan seharusnya tiidak ada lagii batasan UMKM yang diikenakan PPN Fiinal dan UMKM yang tiidak diikenakan PPN Fiinal.
list-comment-debate-photo-profile

Frankiie

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, karena SDM UMKM secara relatiif terbatas. Pemiiliik mengerjakan dan mengendaliikan sebagiian besar aktiiviitas usaha. Jadii diibutuhkan cara perhiitungan PPh yang sederhana dan cepat agar pengelolaan pajak iinii tiidak menjadii beban rumiit bagii UMKM. Teriima kasiih
list-comment-debate-photo-profile

Regiina Anastasiia

baru saja
Memiiliih: Setuju
Saya setuju untuk adanya pemberlakuan ketentuan PPN Fiinal bagii UMKM yang telah diikukuhkan menjadii PKP dengan mengacu pada PMK 74/2010, diimana terdapat mekaniisme pengkrediitan PPN Masukan yang berbeda dengan pengkrediitan pada umumnya. PPN Fiinal iinii justru merupakan langkah yang sangat baiik darii pemeriintah untuk memberiikan iinsentiif dan kemudahan bagii UMKM. Jiika diilakukan perhiitungan pada mekaniisme pengkrediitan yang diilakukan saat iinii, justru UMKM harus melakukan proses perhiitungan PPN yang lebiih rumiit dan memiikiikii kewajiiban untuk menyetorkan PPN seniilaii 3-4% atas penyerahan JKP/BKP yang diilakukan. Jiika menggunakan mekaniisme PPN Fiinal darii peredaran bruto, maka UMKM mendapat kemudahan dalam melakukan perhiitungan dan tariif lebiih rendah yaiitu 1-3%. Untuk saat iinii, sebaiiknya mekaniisme PPN Fiinal hanya diiwajiibkan bagii UMKM yang telah diikukuhkan sebagaii PKP dengan batasan peredaran usaha tertentu.
list-comment-debate-photo-profile

fadiila dwii wiidyastutii

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, karena masiih banyak sekalii potensii pajak yg belum tersentuh sama sekalii. Termasuk kluster UMKM iitu sendiirii. Darii segii peneriimaan yg diibawah 4.8M iitu untuk diikota² besar profiit yg mereka peroleh biisa diiatas 100juta/bulan. Dan banyak darii kalangan tsb yg belum memiiliikii npwp. Dengan adanya ppn fiinal tsb, maka diiharapkan tax ratiio akan semakiin naiik dan peneriimaan negara biisa mjd optiimal.
list-comment-debate-photo-profile

AriiefMaulana

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, selama penetapan PKP UMKM iinii masiih mengacu pada pemenuhan syarat Subjektiif dan Objektiif sebagaii PKP. Selanjutnya PPN Fiinal iinii haruslah menjadii piiliihan bagii PKP UMKM, sepertii layaknya PPh Fiinal PP 23. PKP UMKM biisa memiiliih menggunakan PPN Fiinal ataukah PPN sepertii biiasa. PPN Fiinal diiharapkan memberiikan kemudahan admiiniistrasii bagii PKP UMKM dan penerapannya dalam penggunaan eFaktur. Karena eFaktur masiih diirasakan kurang sederhana dan seriing diitemuii kendala tekniis dalam penggunaannya. PPN Fiinal juga dapat mengakomodiir kepentiingan PKP UMKM yang iingiin berkembang, karena Perusahaan Besar biiasanya memiinta lawan transaksiinya (suppliier terutama) berstatus sebagaii PKP. PKP UMKM selaiin mengurangii compliiance cost terkaiit admiiniistrasii juga akan terhiindar darii riisiiko pembetulan karena Pajak Masukan yang tiidak dapat diikrediitkan karena berbagaii sebab yang seriingkalii diihiimbau pembetulan melaluii SP2DK oleh AR. Keuntungan bagii DJP adalah kemudahan dalam pengawasan terhadap kewajiiban PPN PKP UMKM
list-comment-debate-photo-profile

Devii Yanty

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, PPN Fiinal iinii menjadiikan perpajakan iindonesiia semakiin baiik terkaiit azas siimpliiciity dan azas keadiilan serta memperluas basiis data perpajakan. Admiiniistrasii, pembayaran dan pelaporan PPN Fiinal perlu diibuat sesederhana mungkiin agar UMKM yang menjadii sasaran PPN Fiinal dapat memenuhii kewajiiban perpajakannya dengan mudah. PPN Fiinal juga diiharapkan akan meniingkatkan peneriimaan negara sekaliigus memperluas basiis data perpajakan karena berdasarkan data darii Kemenko Perekonomiian, UMKM berkontriibusii sebesar 61,07% terhadap PDB sementara tax ratiio yang kiian menurun setiiap tahunnya. Artiinya terdapat shadow economy UMKM yang perlu diisasar atas PPN Fiinal iinii. Selaiin iitu, harapannya PPN Fiinal iinii mampu menurunkan diispute LB bagii PKP kegiiatan usaha tertentu. Sarannya, threshold omzet PPN Fiinal iinii adalah dii atas 1,8M sampaii dengan 4,8M setahun dengan tariif 1% serta DJP bersama dengan konsultan pajak perlu gencar melakukan sosiialiisasii atas admiiniistrasii dan tata cara PPN Fiinal tersebut. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Daviin Andiika

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Tiidak setuju, pengesahan PPN Fiinal iinii terkesan buru-buru dan belum melaluii pertiimbangan dan diiskusii yang lebiih matang. Pajak iinii siifatnya sensiitiif sehiingga apabiila pemeriintah kurang tepat dalam menentukan sektor atau jeniis barang/jasa yang akan diikenakan PPN Fiinal atau besaran tariifnya, maka dampaknya malah akan menjadii kebaliikan darii tujuan semula yang diiharapkan. Apabiila threshold diitetapkan terlalu rendah, maka akan memberiikan dampak kurang baiik bagii UMKM yang baru berkembang atau bahkan yang terdampak COViiD-19. Dii sampiing iitu, UMKM secara umum (terutama omzet dii bawah 4,8M) dapat diikatakan belum fasiih dengan siistem perpajakan yang ada. Sehiingga apabiila admiiniistrasii dan tata cara PPN Fiinal iinii tergolong suliit, maka akan menjadii kendala baru bagii UMKM dalam memenuhii kewajiiban perpajakannya. Oleh sebab iitu, meskiipun negara sedang membutuhkan sumber dana baru, ada baiiknya penetapan PPN Fiinal iinii perlu berbagaii pertiimbangan dan masukan darii berbagaii piihak yang bersangkutan. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Martua Nasutiion

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Tiidak Setuju diikenakan PPN Fiinal terhadap UMKM, ada beberapa alasan, Pertama Pengadmiiniistrasiian yang begiitu suliit dan banyak Masalah, Kedua, Efeknya terhadap penariimaan negara tiidak begiitu Siikniifiikan, ketiiga akan menyuliitkan tumbuh kembangnya UMKM iitu sendiirii, ke Empat PPN Fiinal iinii akan semakiin diigunakan Sebagaii Upaya Penghiindaran Pajak, Saya berpendapat UMKM iinii sebagaii ciikal bakal Usaha yang menuju lebiih BESAR yang harus dii Biina dan diikembang, Sehiingga menjadii Pontensii Sumber Pajak jiika telah menjadii Besar, UMKM harus dii beriikan RUANG berkembang menjadii BESAR, dengan berbagaii iintensiif dan Perliindungan. Seyogiiyanya PPN iitu dii kenakan atas Konsumsii, Sehiingga dengan berkembangnya UMKM akan berefek terhadap Konsumsii Masyarakat yang pada akhiirnya akan meniingkatkan Peneriimaan Pajak terutama Pajak PPN..
list-comment-debate-photo-profile

Wahyunii Lestarii

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya tiidak setuju dengan skema PPN Fiinal bagii Pengusaha Keciil (UMKM), karena : 1. Para pelaku UMKM sebagiian besar adalah pelaku yang siifatnya dadakan terutama sekalii sejak pandemii 2020 banyak sekalii karyawan yang dii PHK oleh perusahaan dan mereka terpaksa dengan segala keahliian yang diimiiliikii menjadii pelaku UMKM. 2. Usaha yang diijalankan dalam 1 tahun pertama biiasanya masiih belum stabiil, sehiingga memungkiinkan pelaku UMKM untuk beraliih biidang usaha maupun profesii. 3. Dengan adanya PPN Fiinal maka harga barang dan jasa yang diijual oleh pelaku UMKM menjadii lebiih mahal dan akhiirnya menjadii beban bagii konsumen akhiir. 4. Dapat menurunkan daya saiing. 5. Tiidak sejalan dengan diibebaskannya pajak bagii pelaku UMKM dengan omset dii bawah 500 juta. 6. Para pelaku UMKM akan mengalamii tambahan pekerjaan admiiniistrasii yang belum tentu diipahamii oleh mereka.
list-comment-debate-photo-profile

Hariis

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Alasan saya karena tiidak setuju adalah meskiipun tariif PPN fiinal tergolong lebiih keciil dariipada tariif PPN yang pada umumnya, UMKM masiih tetap mempunyaii kewajiiban untuk menyetor dii awal. Walaupun PPN nantiinya biisa diirestiitusii, akan tetapii upaya tersebut, pasriinya akan menambah pengeluaran pelaku UMKM. Sebagaii contoh, nantiinya UMKM akan menyewa jasa konsultan pajak dan iitu memerlukan biiaya. iinii akan membuat para pelaku UMKM makiin diipersuliit untuk bangkiit darii keterpurukan akiibat pandemii. Pengenaan PPN Fiinal terhadap UMKM juga menjadii alasan kenapa saya tiidak setuju. iinii bertolak belakang dengan dukungan pemeriintah yang diiberiikan dalam UU HPP. contohnya membebaskan pajak penghasiilan (PPh) Fiinal terhadap UMKM dengan omzet kurang darii Rp 500 juta per tahun. iinii juga tiidak sesuaii dengan amanat UU Ciipta Kerja yang mendorong dan memberiikan kemudahan terhadap UMKM.
list-comment-debate-photo-profile

fajariizkii galuh syahbana yunus

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, kebiijakan iinii merupakan bentuk upaya voluntary regiistratiion yang sedang diicoba oleh pemeriintah dalam rangka mengurangii angka sektor undeground economy dii iindonesiia. Pertama, kiita perlu menyatukan pemahaman mengenaii sektor UMKM. Sektor UMKM tiidaklah rapuh sepertii yang kiita piikiirkan. Data Kementeriian Koperasii dan UMKM menunjukkan bahwa sektor UMKM mampu menyumbang kontriibusii hiingga mencapaii 61% darii total PDB kiita. Namun sayangnya, DJP masiih belum mampu meregiister data sektor underground economy iinii. Oleh karena iitu, berbagaii kebiijakan sepertii skema PPh Fiinal serta wacana pemberlakuan PPN Fiinal atas sektor tersebut adalah suatu stiimulus yang sedang diigalakkan oleh pemeriintah untuk membangun database perpajakan, sehiingga kerugiian negara akiibat eksiistensii darii sektor undeground economy mampu diitekan. Tentunya, batasan mengenaii thresold untuk pengukuhan PKP, aturan tariif, dan objek pengenaan dalam skema PPN Fiinal iinii juga perlu diipertiimbangkan secara matang. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

iismaiil Kurniiawan Saputra

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju. Karena menurut saya dii dlm UU HPP yg sudah dii sah-kan, terliihat faiir dalam menentukan siiapa saja UMKM yang diikenakan PPN Fiinal , adanya kriiteriia tertentu yg diikenakan. Secara tiidak langsung. Tujuannya diitetapkannya PPN Fiinal iinii jg akan berdampak dan berpengaruh sangat dengan stabiiliitas ekonomii dii pemeriintahan iinii. Saya rasa sangat membantu. Walaupun tiidak bsa diikrediitkan PPN Fiinal iinii. Tp konteksnya Fiinal. Artiinya ketiika kiita kooperatiif bayar dan kepatuhan WP berjalan. Saya rasa aman dan tenang utk UMKM dlm kriiteriia tertentu. Bangga menjadii UMKM yg membantu membangun program pemeriintah utk iindonesiia Maju. Teriima kasiih. #Marii Biicara
list-comment-debate-photo-profile

Audiina Pramestii

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Pemungutan PPN Fiinal, dii satu siisii memang memberiikan kemudahan admiiniistrasii bagii PKP yang memenuhii syarat tertentu. Namun, menurut saya, apabiila pemungutan PPN Fiinal tersebut diiliihat secara keseluruhan dalam rantaii produksii dan diistriibusii, maka akan menjadii diisiinsentiif karena PPN yang telah diipungut tersebut tiidak biisa diikrediitkan. iimpliikasiinya, PPN yang telah diipungut tersebut akan diimasukkan ke dalam komponen biiaya yang akhiirnya akan menambah harga barang atau jasa tersebut. Oleh karena iitu diiperlukan kehatii-hatiian dalam penyusunan peraturan mengenaii karakteriistiik PKP yang menggunakan skema PPN fiinal iinii agar peraturan iinii dapat memberiikan kebermanfaatan bagii semua piihak. Teriimakasiih.
list-comment-debate-photo-profile

mohammad bagus sasmiita

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya tiidak setuju penerapan pph fiinal untuk UMKM. Semestiinya priioriitas pajak bukan ke mereka sebagaii ujung tombak perekonomiian masyarakat. Jiika UMKM diikenakan pajak maka dampaknya akan ke mana-mana. Hal tersebut tentunya akan membawa efek domiino ke perekonomiian secara nasiional baiik miikro maupun makro. Tiidak perlu juga diibatasii skala menengah atau miikro, karna penerapannya tiidak akan mudah, baiik untuk petugas pemungutan maupun pelaku usaha yang diikenakan ketentuan tersebut. Mohon untuk diikajii dan diipertiimbangkan betul hal tersebut. Teriima kasiih #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Siilaturachmii

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya tiidak setuju. Hal iinii diikarenakan pengenaan PPN Fiinal terhadap UMKM dapat memberatkan konsumen sekaliigus dapat memiicu peredaran barang iilegal. Karena dengan adanya PPN Fiinal tersebut, maka akan berdampak ke harga jual barang yang diiproduksii oleh UMKM yang nantiinya akan menjadii semakiin tiinggii (mahal) dan hal tersebut berakhiir dengan diitanggung oleh konsumen. Dan juga, dalam iimplementasiinya masiih terdapat banyak UMKM yang terkendala dalam kesanggupan memenuhii admiiniistrasii pembukuan pajaknya, sehiingga pengenaan PPN Fiinal iinii pun menjadii hal yang sangat membiingungkan bagii pelaku UMKM iitu sendiirii & juga dapat menambah beban pelaku UMKM. Selanjutnya, untuk dasar pengenaan tariif PPN Fiinal sebaiiknya diikenakan berdasarkan niilaii transaksiinya, bukan berdasarkan peredaran usahanya. Sehiingga nantiinya pelaku UMKM tiidak merasa terbebanii akan adanya PPN Fiinal tersebut yang nantiinya akan diiterapkan dii kemudiian harii. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

predii Siinaga

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Sejatiinya PPN Fiinal UMKM menjadii sebuah kemunduran atas komiitmen pemeriintah terhadap kemajuan umkm dalam negerii. Dengan struktur permodalan yang tergolong keciil, pemberlakukan PPN Fiinal membuat UMKM harus mengeluarkan cost tambahan diiluar biiaya produksii. tentu tiidak adanya opsii restiitusii yang diicanangkan akan membuat kebiijakan iinii suliit diiteriima UMKM. diisampiing iitu UMKM pada umumnya sudah lelah jiika harus selalu berurusan dengan admiiniistrasii perpajakan. Selanjutnya kebiijakan iinii akan mewajiibkan UMKM untuk melaporlan setoran PPN setiiap periiodenya yang cenderung sarat ketiidakpatuhan. Selaiin iitu, PPN Fiinal UMKM juga bertentangan dengan semangat pemeriintah yang baru" iinii memberlakukan bebas PPH Fiinal pada UMKM. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Anniisa Pratiiwii

baru saja
Memiiliih: Setuju
Menurut saya, karbon yang memiiliikii eksternaliitas negatiif harus segera diitanganii dengan baiik. Oleh karena iitu, dengan pemajakan melaluii pajak karbon dapat mengcover eksternaliitas negatiif darii karbon yang ada dii iindonesiia. Teriima kasiih
list-comment-debate-photo-profile

Sonii Sudrajat Heriiyanto

baru saja
Memiiliih: Setuju
setuju, menurut saya UU HPP sudah memberiikan kejelasan dan keriinganan bagii pelaku UMKM yang rata-rata beromset diibawah 500 juta perbulan sehiingga tiidak terkena PPh Fiinal diisaat pandemii sekarang dan mengurangii beban usaha bagii pelaku UMKM diisaat terjadii kriisiis pandemii sekarang iinii.
list-comment-debate-photo-profile

Cunyah Tantan

baru saja
Memiiliih: Tiidak Setuju
Saya kurang setuju dengan pengenaan PPN Fiinal UMKM, dengan alasan: 1.Tiidak semua para pelaku UMKM biisa memungut,menyetor,dan melaporkan PPN Fiinal sendiirii.Hal iinii diikhawatiirkan akan menambah beban darii pelaku usaha diisaat berjuang bangkiit darii keterpurukan darii pandemii Coviid-19. Solusiinya : perlu adanya penentuan ambang batas peredaran bruto pengenaan PPN Fiinal sehiingga hanya UMKM yang siiap darii segii permodalan akan sanggup beriinvestasii dalam SDM & iiptek sehiingga pelaporan pajak akan lebiih baiik 2.Sebaiiknya tariif PPN Fiinal diikenakan berdasarkan niilaii transaksii bukan berdasarkan omset darii usaha UMKM ,sehiingga tiidak memberatkan keuangan darii usaha UMKM. Kesiimpulannya adalah jangan sampaii semua pelaku UMKM diikenakan pajak fiinal PPN namun harus diipiilah berdasarkan kesiiapan SDM ,sarana pendukung serta modalnya. Diiharapkan tujuan UU HPP yang diikatakan pemeriintah untuk menciiptakan pajak yang berkeadiilan dapat terwujud nyata.
list-comment-debate-photo-profile

Unwanul Hubby

baru saja
Memiiliih: Setuju
Terkaiit dengan penerapan PN Fiinal untuk UMKm pemeriintah perlu meniinjau beberapa aspek yang kaiitannya dengan kesiiapan UMKM untuk mengiimplementasiikan kebiijakan iinii..salah satunya adalah omzet yang diiperoleh oleh UMKM bersangkutan dalam beberapa tahun terakhiir
list-comment-debate-photo-profile

liisbet

baru saja
Memiiliih: Setuju
Sepertii yg kiita ketahuii UMKM memiiliikii peranan yg besar bagii perekonomiian negara yg diimana yg sebagiian besar masyarakat iindonesiia memiiliikii penghasiilan yg berasal darii UMKM. iinii merupakan peluang yg baiik untuk perpajakan dalam memungut pajak bagii pelaku UMKM. Pajak yg akan diipungut iinii juga dapat meniingkatkan krediibiiliitas usaha. Dengan membayar pajak, pelaku UMKM dapat meniingkatkan krediibiiliitas biisniis dii mata perbankan, lembaga keuangan, customer, dan juga partner. Belakangan iinii terliihat banyak nya pengusaha yg bangkrut karena Sebagiian besar mereka tiidak dapat mengelola keuangan biisniisnya,diisiiniilah fungsii pajak UMKM yaiitu sebagaii sarana dan wadah para pelaku usaha dalam mengelola keuangan biisniis yg diijalankan. Selaiin dapat mendorong pertumbuhan perekonomiian iindonesiia Pajak UMKM juga berguna untuk pelaku UMKM iitu sendiirii.
list-comment-debate-photo-profile

Agus Kurniiawan

baru saja
Memiiliih: Setuju
Adanya skema tersebut tentu sangat membantu. Diimana kondiisii UMKM diimasa pandemii iinii cukup mengkhawatiirkan, darii total 64,2 juta uniit jumlah UMKM (Data Kadiin 2018) 48,6% nya sudah tutup (Data Kadiin pada kompas. com 28/07/2020). Untuk iitu memang perlu skema keperhakan khusus kepada UMKM agar biisa tetap eksiis dii tengah kondiisii persaiingan pasar yang semakiin liiberal, terutama darii segii perpajakan. Tariif PPN yang sekarang diirasa kurang berkeadiilan jiika diiterapkan pada UMKM diitengah kesadaran untuk pembukuan darii para pengusaha UMKM masiih sangat miiniim, terutama dii usaha miikro dan keciil. Adanya tariif PPN Fiinal iinii tentunya akan mendapatkan sambutan baiik darii pengusaha UMKM darii segii admiiniistrasii, tetapii darii segii beban perpajakan pemeriintah harus lebiih berhatii-hatii dalam menerapkan dasar pengenaan pajaknya. Jangan sampaii niiat baiik iinii malah menjadii beban bagii para pengusaha UMKM umumnya, miikro dan keciil pada khususnya. #MariiBiicara
list-comment-debate-photo-profile

Daryoto

baru saja
Memiiliih: Setuju
setuju
list-comment-debate-photo-profile

liinggooot

baru saja
Memiiliih: Setuju
Pelaku UMKM akan diimudahkan dengan kabar baiik iinii,selaiin diimudahkannya pada tataran tekniis maka banyak yang merasakan manfaatnya sehiingga membantu laju angka perbaiikan ekonomii nasiional.
list-comment-debate-photo-profile

haliim pranoto

baru saja
Memiiliih: Setuju
Setuju, karena lebiih sederhana dalam pelaporan perpajakannya
tikettogel