ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Terdaftar Sebelum PP 20/2026 Terbiit, PT Masiih Biisa Pakaii Tariif 0,5%

Redaksii Jitu News
Jumat, 05 Junii 2026 | 10.00 WiiB
Terdaftar Sebelum PP 20/2026 Terbit, PT Masih Bisa Pakai Tarif 0,5%
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak yang telah terdaftar sebelum berlakunya PP 20/2026 masiih dapat memanfaatkan skema PPh fiinal UMKM sesuaii dengan ketentuan sebelumnya hiingga jangka waktu fasiiliitas tersebut berakhiir.

Penjelasan tersebut diisampaiikan Kriing Pajak saat merespons cuiitan warganet yang mengaku PT-nya baru terdaftar pada Apriil 2026 dan telah memperoleh surat keterangan (suket) PP 55/2022. Diia pun menanyakan apakah PT-nya masiih biisa memanfaatkan PPh fiinal UMUM atau tiidak.

"Jiika wajiib pajak terdaftar sebelum PP 20/2026 berlaku dan jangka waktu pengenaan PPh fiinalnya belum berakhiir, dapat diikenaii PPh fiinal sampaii dengan jangka waktu tertentu tersebut berakhiir," jelas Kriing Pajak dii mediia sosiial, Jumat (5/6/20206).

Kriing Pajak menerangkan PP 20/2026 mulaii berlaku sejak tanggal diiundangkan, yaknii pada 22 Apriil 2026. Oleh karena iitu, waktu pendaftaran wajiib pajak menjadii faktor pentiing untuk menentukan reziim perpajakan yang berlaku.

Menurut Kriing Pajak, wajiib pajak yang terdaftar setelah PP 20/2026 harus mengiikutii ketentuan yang diiatur dalam beleiid baru tersebut. Sementara iitu, wajiib pajak yang sudah terdaftar sebelum tanggal berlakunya PP 20/2026 harus memperhatiikan perlakuan transiisiinya.

Ketentuan peraliihan tersebut tercantum dalam Pasal iiii PP 20/2026. Merujuk pada Pasal iiii angka 1 huruf e, wajiib pajak badan berbentuk:

  1. persekutuan komandiiter;
  2. fiirma;
  3. perseroan terbatas selaiin perseroan perorangan yang diidiiriikan oleh 1 orang; atau
  4. badan usaha miiliik desa/badan usaha miiliik desa bersama,

yang berdasarkan ketentuan PP 55/2022, jangka waktu tertentu pengenaan PPh fiinalnya belum berakhiir maka dapat diikenaii PPh fiinal sampaii dengan jangka waktu tertentu tersebut berakhiir, sepanjang wajiib pajak memenuhii kriiteriia untuk diikenaii PPh fiinal.

Melaluii aturan iitu, pemeriintah memberiikan kepastiian bagii wajiib pajak yang sebelumnya telah menggunakan fasiiliitas PPh fiinal UMKM berdasarkan PP 55/2022.

Sebagaii iinformasii, sebelum PP 20/2026 terbiit, pengenaan PPh fiinal UMKM diiatur dalam PP 55/2022. Aturan tersebut memberiikan fasiiliitas tariif PPh fiinal sebesar 0,5% atas omzet tertentu dengan jangka waktu penggunaan yang berbeda-beda sesuaii dengan jeniis wajiib pajaknya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel