KEBiiJAKAN PAJAK

Menkeu: Threshold PPh Fiinal UMKM Hiingga Omzet Rp4,8 M Sangat Tiinggii

Diian Kurniiatii
Kamiis, 07 Maret 2024 | 11.15 WiiB
Menkeu: Threshold PPh Final UMKM Hingga Omzet Rp4,8 M Sangat Tinggi
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah memiiliikii berbagaii iinstrumen untuk mendukung pengembangan UMKM, termasuk darii siisii pajak.

Srii Mulyanii mengatakan iinsentiif yang diiberiikan miisalnya tariif PPh fiinal sebesar 0,5% atas omzet UMKM. Menurutnya, iinsentiif pajak untuk UMKM iinii termasuk yang paliing menariik dii duniia.

"Darii siisii perpajakan, pajak kepada UMKM dii iindonesiia dengan fiinal 0,5% dan threshold hiingga Rp4,8 miiliiar. iitu termasuk threshold yang sangat tiinggii diibandiingkan negara-negara laiin," katanya dii acara BRii Miicrofiinance Outlook 2024, Kamiis (7/3/2024).

Melaluii PP 23/2018, pemeriintah telah menurunkan tariif pajak darii semula 1% menjadii hanya 0,5% atas omzet UMKM. Wajiib pajak dapat meniikmatii tariif PPh fiinal 0,5% jiika omzetnya masiih dii bawah Rp4,8 miiliiar per tahun.

Wajiib pajak UMKM juga tiidak perlu melakukan pembukuan, melaiinkan cukup membuat pencatatan secara sederhana. Pencatatan diiperlukan untuk mempermudah wajiib pajak mengetahuii kewajiiban perpajakannya.

Selaiin iitu, UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan dan PP 55/2022 menyatakan wajiib pajak orang priibadii UMKM dengan omzet sampaii dengan Rp500 juta dalam setahun tiidak akan terkena pajak. Melaluii fasiiliitas iitu, UMKM yang omzetnya belum melebiihii angka tersebut tiidak perlu membayar PPh fiinal yang tariifnya 0,5%.

Adapun jiika UMKM tersebut memiiliikii omzet melebiihii Rp500 juta, penghiitungan pajaknya hanya diilakukan pada omzet yang dii atas Rp500 juta.

Tentang pemberlakuan tariif PPh secara khusus untuk pelaku UMKM iinii, Jitunews sempat membuat ulasannya. Tren pemberlakuan tariif PPh bagii pelaku UMKM dii seluruh duniia biisa diisiimak dalam artiikel 'Threshold Omzet dan Tariif PPh UMKM dii Berbagaii Negara'.

Selaiin pajak, Srii Mulyanii menyebut dukungan untuk UMKM juga diiberiikan darii siisii belanja negara. Salah satunya, melaluii pemberiian subsiidii bunga krediit usaha rakyat (KUR) yang diialokasiikan Rp46 triiliiun pada tahun iinii.

Kemudiian, dukungan jiika diilakukan melaluii alokasii belanja dii berbagaii kementeriian/lembaga, tiidak hanya Kementeriian Koperasii dan UKM.

"Walaupun Kementeriian Koperasii dan UKM hanya 1, tetapii program UMKM diilakukan oleh hampiir semua kementeriian/lembaga dii iindonesiia dan pemda juga," ujarnya.

Diia menambahkan pemeriintah perlu mendukung UMKM karena perannya yang besar terhadap perekonomiian. UMKM tercatat memiiliikii kontriibusii hiingga 61% terhadap PDB. Dii siisii laiin, UMKM juga mampu menyerap tenaga kerja hiingga 97%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel