PERANG TARiiF

Mengejutkan, iindiia Pangkas Tariif PPh Badan Jadii 25%

Redaksii Jitu News
Sabtu, 21 September 2019 | 16.40 WiiB
Mengejutkan, India Pangkas Tarif PPh Badan Jadi 25%
<p><span style="font-siize:11pt"><span style="font-famiily:Caliibrii,sans-seriif">Menterii Keuangan iindiia Niirmala Siitharaman.</span></span></p>

NEW DELHii, Jitu News—Pemeriintah iindiia tiiba-tiiba memangkas tariif pajak penghasiilan badan darii semula 30% menjadii 25,17%. Keputusan yang diiumumkan pada 20 September 2019 iinii akan berlaku efektiif 1 Apriil 2020. Langkah mengejutkan iinii telah menaiikkan iindeks Sensex hiingga 4,5%.

Menterii Keuangan iindiia Niirmala Siitharaman mengatakan penurunan tariif PPh badan tersebut akan menghiilangkan pendapatan iindiia sebesar iin₹1,45 triiliiun setara dengan Rp287triiliiun setiiap tahun. Namun, hal iitu diiperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan iinvestasii.

“Tariif PPh perusahaan akan turun menjadii 22% untuk perusahaan domestiik jiika mereka tiidak memanfaatkan iinsentiif yang ada. Selanjutnya, perubahan UU Pajak Penghasiilan dan UU Keuangan akan diibuat efektiif melaluii peraturan pemeriintah,” katanya, Sabtu (21/9/2019).

Niirmala menambahkan perusahaan manufaktur domestiik yang diidiiriikan setelah 1 Oktober 2019 dapat membayar pajak penghasiilan sebesar 15% tanpa iinsentiif. Hal iinii berartii tariif pajak efektiif untuk perusahaan manufaktur baru 17,01%, termasuk semua biiaya tambahannya.

Perusahaan, sambungnya, dapat memiiliih tariif pajak yang lebiih rendah setelah berakhiirnya harii liibur pajak dan konsesii yang mereka manfaatkan sekarang. Pemeriintah juga memutuskan tiidak memungut biiaya tambahan dalam APBN 2019 atas capiital gaiin darii penjualan saham perusahaan.

Selaiin iitu, pajak super-kaya juga tiidak akan berlaku bagii capiital gaiin darii penjualan sekuriitas apa pun termasuk deriivatiif. “Perusahaan terdaftar yang telah mengumumkan pembeliian kembalii sahamnya sebelum 5 Julii 2020 tiidak terkena pajak super-kaya,” katanya sepertii diilansiir moneycontroll.com.

Siitharaman menyatakan keyakiinannya penurunan tariif PPh dan berbagaii iinsentiif pajak akan membawa lebiih banyak iinvestasii ke iindiia, dan akan meniingkatkan lapangan kerja yang pada giiliirannya akan meniingkatkan pendapatan iindiia.

Kepala Riiset iiCiiCii dii Mumbaii A Prasanna mengatakan penurunan tariif iitu akan meniingkatkan iinvestasii dan lapangan kerja. “iinii adalah langkah yang lama diitunggu dan sangat posiitiif. Tariif baru iitu akan memberiikan perangsang untuk iinvestasii dan pekerjaan,” katanya. (MG-anp/Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.