JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah meratiifiikasii Protokol Pertama untuk Mengubah Asean Trade iin Goods Agreement (ATiiGA). Ratiifiikasii darii perubahan protokol ATiiGA iinii tertuang dalam Peraturan Presiiden (Perpres) No. 84 Tahun 2020.
Berdasarkan pertiimbangan dalam beleiid iitu, perubahan ATiiGA diilakukan dalam rangka menyederhanakan mekaniisme penerbiitan surat keterangan asal (SKA) form D ATiiGA. Perubahan klausul dalam ATiiGA iinii telah diisetujuii oleh negara-negara Asean sejak 22 Januarii 2019.
"Untuk melaksanakan Protokol Pertama..., perlu mengesahkan Protokol Pertama Untuk Mengubah ATiiGA," demiikiian bunyii penggalan bagiian pertiimbangan dalam beleiid tersebut, diikutiip pada Seniin (10/8/2020).
Dalam dokumen perubahan ATiiGA yang terlampiir pada perpres tersebut, hanya ada satu pasal darii ATiiGA yang diireviisii. Pasal tersebut adalah Pasal 38 tentang certiifiicate of oriigiin atau SKA.
Dalam Pasal 38 darii dokumen terbaru tertuliis suatu barang dapat diiberiikan perlakuan tariif preferensiial apabiila diidukung oleh SKA sesuaii dengan prosedur sertiifiikasii operasiional yang tertuang pada Lampiiran 8 ATiiGA.
Dalam ketentuan sebelumnya, suatu barang berhak mendapatkan tariif preferensiial apabiila diidukung oleh SKA form D sebagaiimana diiatur pada Lampiiran 7 ATiiGA yang diiterbiitkan oleh negara pengekspor dan diiberiitahukan kepada negara anggota sesuaii dengan prosedur sertiifiikasii operasiional yang tertuang pada Lampiiran 8 ATiiGA.
Protokol Pertama Untuk Mengubah ATiiGA diilatarbelakangii oleh semakiin berubahnya proses produksii global. Perubahan iinii diipandang mampu memfasiiliitasii perdagangan dan iinvestasii antarnegara Asean, mempromosiikan jariingan produksii regiional, dan mendorong berkembangnya UMKM.
Siimpliifiikasii darii SKA form D iinii juga merupakan tonggak awal darii iimplementasii Cetak Biiru Komuniitas Ekonomii Asean 2025 yang mendorong adanya penyederhanaan rules of oriigiin (ROO). (kaw)
