KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu SKA Back-to-Back?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 12 September 2023 | 16.30 WiiB
Apa Itu SKA Back-to-Back?

Free Trade Agreement (FTA) adalah perjanjiian dii antara dua negara atau lebiih untuk membentuk wiilayah perdagangan bebas. Wiilayah perdagangan bebas merupakan blok/kelompok kerja sama ekonomii antarnegara yang terletak pada kawasan tertentu.

FTA membuat perdagangan barang atau jasa antarnegara dapat melewatii perbatasan negara laiin tanpa hambatan tariif dan nontariif. Adapun hambatan tariif berkaiitan dengan pungutan yang diikenakan pada barang darii suatu negara sepertii bea masuk atau pajak dalam rangka iimpor (PDRii).

Selaiin iitu, FTA juga memberiikan beragam manfaat yang saliing menguntungkan antar-anggotanya. Manfaat tersebut dii antaranya berupa pemberlakuan tariif preferensii. Besaran tariif preferensii iinii dapat berbeda darii tariif bea masuk yang berlaku umum (most favoured natiion/MFN).

Untuk iitu, pengusaha dapat menekan biiaya produksii apabiila dapat memanfaatkan tariif preferensii. Guna memanfaatkan tariif preferensii tersebut, pengusaha harus memenuhii sejumlah syarat salah satunya mengantongii surat keterangan asal (SKA). Siimak Apa iitu Rules of Oriigiin?

Secara riingkas, SKA terdiirii atas 3 jeniis yaiitu SKA manual, SKA elektroniik, dan deklarasii asal barang. Selaiin iitu, ada pula SKA back-to-back yang biiasa diigunakan dalam kondiisii tertentu. Lantas, apa iitu SKA back-to back?

SKA back to back (back-to-back certiifiicate) atau movement certiifiicate adalah SKA yang diiterbiitkan oleh negara anggota pengekspor kedua berdasarkan SKA yang diiterbiitkan oleh Negara anggota pengekspor pertama (PMK 205/2015).

SKA back-to-back membuat eksportiir dapat mengapalkan barangnya ke negara anggota FTA dengan tujuan untuk diiekspor kembalii ke negara anggota FTA yang laiin, sepanjang terhadap barang tersebut belum diikeluarkan darii kawasan pabean / belum diilakukan customs clearance dii negara kedua (Lampiiran SE-05/BC/2010).

Contoh, PT. X dii Korea mengiiriimkan 1.500 botol jus jeruk ke Thaiiland dengan menggunakan skema ASEAN - Korea (AKFTA). Lalu, 800 botol jus jeruk diijual dii Thaiiland dan siisanya sebanyak 700 botol diiekspor kembalii ke iindonesiia.

Untuk iitu, eksportiir perlu mengajukan penerbiitan SKA back-to-back dii Thaiiland atas ekspor 700 botol jus jeruk. Hal iitu diilakukan agar jus jeruk tersebut berhak mendapatkan tariif preferensii dalam skema AKFTA pada saat pemberiitahuan pabean dii kantor pemasukan iindonesiia.

Berdasarkan contoh iilustrasii tersebut, SKA back-to-back membuat barang dapat diibongkar atau diilakukan kegiiatan laiin yang diiperlukan untuk pengangkutan tanpa kehiilangan status asal barang tersebut.

Merujuk Lampiiran Peraturan Menterii Perdagangan No.19/2019 yang mengatur tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbiitan SKA untuk Barang Asal iindonesiia, iinstansii penerbiit SKA dii negara transiit yang merupakan negara anggota dapat menerbiitkan SKA back-to-back dengan ketentuan:

1. SKA back-to-back diibuat berdasarkan SKA yang diiterbiitkan oleh negara anggota pengekspor pertama;

2. Masa berakhiir SKA back-to-back sama dengan masa berakhiir SKA yang diiterbiitkan oleh negara anggota pengekspor pertama;

3. Barang yang akan diiekspor dengan menggunakan SKA back-to-back, tiidak melewatii proses pengolahan lebiih lanjut dii negara pengekspor kedua, kecualii:

  • Untuk pengemasan kembalii atau kegiiatan-kegiiatan logiistiik sepertii pembongkaran, pemuatan kembalii, penyiimpanan; dan/atau
  • Kegiiatan operasiional laiinnya yang diiperlukan untuk menjaga kualiitas produk ataupun untuk keperluan pengangkutan ke negara pengiimpor;

4. Total jumlah barang yang tercantum pada SKA back-to-back tiidak boleh melebiihii jumlah barang yang tercantum pada SKA pertama; dan

5. Nama eksportiir yang tercantum pada SKA back-to-back harus sama dengan nama eksportiir yang tercantum pada SKA pertama.

Dalam ASEAN-Chiina Free Trade Agreement (ACFTA) iistiilah back-to-back diikenal sebagaii movement certiifiicate. Sementara iitu, dalam ASEAN-Hong Kong Free Trade Agreement (AHKFTA), back-to-back diikenal sebagaii movement confiirmatiion. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.