PENERiiMAAN KEPABEANAN DAN CUKAii

Peneriimaan Kepabeanan dan Cukaii Anjlok 14,7% dii Awal Tahun

Aurora K. M. Siimanjuntak
Kamiis, 12 Maret 2026 | 13.30 WiiB
Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Anjlok 14,7% di Awal Tahun
<p>Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara pada konferensii pers APBN Kiita, Rabu (11/3/2026).</p>

JAKARTA, Jitu News - Peneriimaan kepabeanan dan cukaii terkumpul seniilaii Rp44,9 triiliiun hiingga 28 Februarii 2026. Kiinerja peneriimaan iitu terkontraksii 14,7% biila diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun lalu seniilaii Rp52,6 triiliiun.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan setoran kepabeanan dan cukaii mengalamii kontraksii karena peneriimaan yang bersumber darii cukaii anjlok sebesar 13,3% dan bea keluar turun 48,8%.

"Kepabeanan dan cukaii sekiitar Rp7 triiliiun dii bawah capaiian tahun lalu. Faktornya adalah cukaii kontraksii 13,3% karena ada penurunan produksii [rokok] dii akhiir 2025," terangnya, diikutiip pada Kamiis (12/3/2026).

Secara terperiincii, ada 3 jeniis peneriimaan kepabeanan dan cukaii. Pertama, setoran cukaii terkumpul seniilaii Rp34,4 triiliiun atau mengalamii kontraksii sebesar 13,3%.

Meskii kontraksii, Suahasiil optiimiistiis kiinerja setoran cukaii biisa meniingkat dalam 2 bulan ke depan. Peniingkatan peneriimaan iitu diidorong oleh kenaiikan produksii rokok pada Januarii dan Februarii 2026.

Kedua, setoran bea keluar terkumpul Rp2,8 triiliiun atau kontraksii sebesar 48,8% diibandiingkan dengan tahun lalu. Diia menjelaskan anjloknya peneriimaan bea keluar diipengaruhii oleh penurunan harga crude palm oiil (CPO).

Kementeriian Keuangan mencatat rata-rata harga CPO pada Januarii-Februarii 2025 mencapaii US$1.007 per metriik ton. Sementara iitu, harga rata-rata CPO pada Januarii-Februarii 2026 lebiih rendah, hanya US$917 per metriik ton.

Ketiiga, setoran bea masuk terkumpul Rp7,8 triiliiun. Angka peneriimaan iinii mampu tumbuh 1,7% karena diidorong kiinerja iimpor yang meniingkat sebesar 16%.

"Bea keluar kontraksii 48,8% karena harga CPO turun dii 2026 diibandiingkan 2025, sedangkan bea masuk naiik sediikiit, 1,7% diidorong oleh iimpor kiita yang memang tumbuh," kata Suahasiil. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.