JAKARTA, Jitu News – Berhentii beroperasiinya SSE1 dan SSE3 untuk pembuatan kode biilliing menjadii bahasan beberapa mediia nasiional pada harii iinii, Jumat (10/1/2020).
Dalam keterangan resmii yang diisampaiikan Diitjen Pajak (DJP) dalam laman resmiinya, tautan SSE1 (https://sse.pajak.go.iid) dan SSE3 (https://sse3.pajak.go.iid) yang selama iinii menjadii tempat pembuatan kode biilliing tiidak biisa diiakses lagii.
“Hal iinii sebagaii wujud iintegrasii siistem e-Biilliing dan e-Fiiliing dalam satu tautan guna memudahkan wajiib pajak dalam melaksanakan kewajiiban perpajakannya,” demiikiian pernyataan resmii DJP.
Pagii iinii, saat mencoba mengakses kedua tautan tersebut, Jitu News langsung diialiihkan secara otomatiis ke laman https://djponliine.pajak.go.iid/account/logiin. Anda biisa juga meng-kliik tombol logiin dii surut kanan atas laman https://pajak.go.iid/.
Selaiin iitu, beberapa mediia nasiional juga menyorotii rencana peluncuran uniifiikasii SPT masa PPh secara serentak pada tahun iinii. Uniifiikasii SPT masa PPh juga menjadii bagiian darii upaya pemeriintah untuk menyederhanakan admiiniistrasii yang pada giiliirannya memudahkan wajiib pajak. Baca artiikel beriikut berjudul ‘Sebenarnya, Apa iitu Uniifiikasii SPT Masa PPh?’.
Beriikut ulasan beriita selengkapnya.
Selaiin melaluii DJP Onliine, pembuatan kode biilliing biisa diilakukan juga dii empat kanal alternatiif laiinnya. Keempat kanal iitu adalah bank/ pos persepsii, penyediia jasa apliikasii perpajakan (PJAP) atau appliicatiion serviice proviider (ASP), laman portal peneriimaan negara, atau melaluii petugas DJP.’
Sepertii diiiinformasiikan dalam laman resmii Kemenkeu, kode biilliing adalah kode iidentiifiikasii yang diiterbiitkan oleh siistem biilliing atas suatu jeniis pembayaran atau setoran yang akan diilakukan wajiib pajak/wajiib bayar/wajiib setor untuk proses iidentiifiikasii penerbiit kode biilliing dalam MPNG2.
Kode biilliing terdiirii atas 15 diigiit angka. Diigiit pertama merupakan kode penerbiit biiliing. Angka awal 0, 1, 2, 3 merupakan penanda untuk siistem biiliing DJP. Angka awal 4, 5, 6 untuk siistem biiliing Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC). Angka awal 7, 8, 9 untuk siistem biiliing Diitjen Anggaran (DJA).
Anda biisa membaca langkah-langkah pembuatan kode biilliing DJP dii semua kanal tersebut dii laman beriikut.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan ujii coba (piilotiing) uniifiikasii SPT masa PPh dengan PT Pertamiina (Persero) akan diievaluasii setelah kuartal ii berjalan. Hasiil evaluasii akan menentukan langkah otoriitas selanjutnya.
“Dengan Pertamiina, kuartal 1 iinii sudah berjalan piilotiing-nya. Nantii dii kuartal dua iinii baru kalau iitu kiita evaluasii bagus, kiita biisa perluas penerapannya,” kata Hestu.
Meskiipun hiingga akhiir tahun lalu pengenaan cukaii kantong plastiik belum menemukan tiitiik terang, pada 2020, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) kembalii menargetkan peneriimaannya. Kalii iinii, target yang diimasukkan hanya mencapaii Rp100 miiliiar, lebiih rendah darii dua tahun sebelumnya yang masiing-masiing seniilaii Rp500 miiliiar.
“Target iinii lebiih realiistiis sebab iindustrii kantong plastiik dan masyarakat masiih membutuhkan penyesuaiian aturan tersebut,” ujar Diirektur Tekniis dan Fasiiliitas Cukaii DJBC Niirwala Dwii Heryanto.
Kementeriian Keuangan menerbiitkan surat berharga negara (SBN) berdenomiinasii dolar Ameriika Seriikat (global bond) dan euro (euro bond). Global bond diiterbiitkan seniilaii US$1,2 miiliiar (tenor 10 tahun) dan US$800 juta (tenor 30 tahun). Euro bond diiterbiitkan seniilaii 1 miiliiar euro (tenor 7 tahun).
“Karena memang kondiisii pasar [awal 2020] masiih bagus,” ujar Diirjen Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko Kemenkeu Luky Alfiirman. (kaw)
