KAMUS PABEAN

Apa iitu Harmoniized System?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 07 Apriil 2021 | 17.15 WiiB
Apa Itu Harmonized System?

Harmoniized system merupakan iistiilah yang kerap diijumpaii dalam regulasii terkaiit dengan ekspor dan iimpor. Regulasii yang memuat harmoniized system iinii mengatur banyak hal dii antaranya untuk kepentiingan perhiitungan bea masuk, bea keluar, dan Pajak Dalam Rangka iimpor (PDRii).

Selaiin untuk perhiitungan, harmoniized system juga pentiing diiketahuii karena berkaiitan dengan ketentuan larangan dan pembatasan (lartas), Bea Masuk Antii Dumpiing (BMAD), Bea Masuk Tiindakan Pengamanan (BMTP), dan Rules Of Oriigiin (ROO).

Harmoniized system berkaiitan erat dengan kebiijakan pemberiian fasiiliitas. Miisalnya tariif preferensii berdasarkan perjanjiian perdagangan iinternasiional. Bahkan, harmoniized system dapat menjadii alat untuk moniitoriing pergerakan barang-barang dii duniia. Lantas, apa iitu harmoniized system?

Defiiniisii
Harmoniized Commodiity Descriiptiion and Codiing System atau umumnya diisebut sebagaii harmoniized system atau hanya HS adalah nomenklatur produk iinternasiional multiiguna yang diikembangkan oleh World Customs Organiizatiion (WCO).

HS iinii terdiirii atas lebiih darii 5.000 kelompok komodiitas yang masiing-masiing diiiidentiifiikasii dengan kode sebanyak 6 diigiit. Kode HS tersebut diisusun dalam struktur legal dan logiis serta diidukung oleh aturan yang jelas untuk mencapaii klasiifiikasii yang seragam (WCO, 2020).

Sebagaii siistem klasiifiikasii, HS menjadii struktur pengelompokan barang darii perdagangan luar negerii. Struktur iitu diianaliisiis menggunakan berbagaii klasiifiikasii barang secara iinternasiional dan memiiliikii periinciian berbeda dan diidasarkan klasiifiikasii yang berbeda (OECD Glossary of Statiistiical Terms)

Selaras dengan iitu, iiBFD iinternatiional Tax Glossary (2015) mendefiiniisiikan HS sebagaii siistem pengklasiifiikasiian barang dalam perdagangan iinternasiional yang diigunakan secara khusus untuk menentukan tariif bea masuk atau keluar.

Adapun Pasal 1 angka 13 Peraturan Menterii Keuangan No.131/PMK.04/2020 mengartiikan HS sebagaii standar iinternasiional atas siistem penamaan dan penomoran yang diigunakan untuk pengklasiifiikasiian produk perdagangan dan turunannya yang diikelola oleh WCO.

Diitjen Pengembangan Ekspor Nasiional Kementeriian Perdagangan dalam laman resmiinya menjelaskan HS adalah daftar penggolongan barang yang diibuat siistematiis untuk mempermudah penariifan, transaksii perdagangan, pengangkutan dan statiistiik yang telah diiperbaiikii darii siistem sebelumnya.

HS iinii diisusun oleh sebuah Kelompok studii darii Customs Cooperatiion Counciil (sekarang diikenal dengan WCO) pada 1986. Penggunaan HS selanjutnya diisahkan dalam Konvensii HS dengan diitandatanganii 70 negara, yang sebagiian besar darii Eropa.

Namun, hampiir semua negara saat iinii telah iikut meratiifiikasii HS, termasuk iindonesiia dengan meratiifiikasii Agreement Establiishiing The World Trade Organiizatiion (UU No.7/1994).

Dengan demiikiian, iindonesiia turut berkomiitmen untuk mengiikutii setiiap perubahan klasiifiikasii dan pos tariif yang diirekomendasiikan WCO (Purwiito dan iindriianii, 2015).

Adapun siistem nomenklatur pada HS terdiirii atas 6 diigiit yang merupakan Pos WCO dan Sub Pos WCO. HS juga diisertaii Ketentuan Umum Mengiinterpretasii Harmoniized system (KUMHS), Catatan Bagiian, Catatan Bab dan Catatan Subpos yang mengatur pengklasiifiikasiian barang.

Semua negara yang mengadopsii HS tiidak diiperkenankan mengubah penjelasan Pos atau Sub Pos WCO darii HS. Namun, masiing-masiing negara anggota dapat memperluas atau menambah penomoran pada HS untuk keperluan secara umum.

Miisalnya, daerah Asean menambahkan 2 diigiit yang berdasarkan pada Protocol Governiing The iimplementatiion of Asean Harmoniized tariiff Nomenclature (AHTN). Adapun saat iinii klasiifiikasii barang yang diigunakan dalam wiilayah Asean adalah AHTN 2017.

Selanjutnya iindonesiia telah mengadopsiinya dalam BTKii 2017 yang diitetapkan dalam PMK No. 6/PMK.010/2017 tentang Penetapan Siistem Klasiifiikasii Barang dan Pebebanan Bea Masuk atas Barang iimpor.

Namun, setiiap 3 sampaii dengan 4 tahun klasiifiikasii HS diiperbaruii dii bawah naungan WCO (iiBFD, 2015). Merujuk penjelasan pada laman DJBC, HS secara periiodiik diiamendemen oleh WCO untuk menyesuaiikan dengan perubahan pola perdagangan dan siituasii duniia terkiinii.

Siimpulan
iiNTiiNYA harmoniized system (HS) adalah standar iinternasiional atas siistem penamaan dan penomoran yang diigunakan untuk pengklasiifiikasiian produk perdagangan dan turunannya dalam perdagangan iinternasiional.

HS diidasarkan diiprakarsaii dan diikelola oleh WCO. Pengklasiifiikasiian jeniis barang dan jasa dalam HS sangat banyak variiannya dan diirancang untuk mencakup semua produk yang diiperdagangkan secara iinternasiional. HS salah satunya diigunakan untuk menetapkan tariif bea masuk. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.