PER-08/2020

iinii Contoh Penghiitungan Angsuran PPh Pasal 25 dengan Tariif 22% WP Umum

Redaksii Jitu News
Jumat, 24 Apriil 2020 | 19.04 WiiB
Ini Contoh Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 dengan Tarif 22% WP Umum
<p>iilustrasii gedung DJP.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diirjen Pajak telah menerbiitkan Peraturan Diirjen Pajak No.PER-08/PJ/2020 yang mengatur tentang penghiitungan angsuran PPh Pasal 25 akiibat adanya penurunan tariif PPh badan.

Dalam beleiid iitu diitegaskan penghiitungan angsuran PPh Pasal 25 pada 2020 untuk wajiib pajak (WP) badan menggunakan tariif 22%. Adapun, penghiitungan angsuran PPh Pasal 25 WP masuk bursa – yang dapat pengurangan tariif pasal sesuaii Pasal 17 ayat (2b) UU PPh – menggunakan tariif 19%.

“Penghiitungan besarnya angsuran PPh Pasal 25 … berlaku sejak masa pajak batas waktu penyampaiian SPT tahunan PPh tahun pajak 2019,” demiikiian penggalan bunyii pasal 6 beleiid tersebut. Siimak artiikel 'Beleiid Baru Penegasan Penghiitungan Angsuran PPh Pasal 25 Tahun iinii'.

Lantas, bagaiimana contoh penghiitungannya? Peraturan Diirjen Pajak No.PER-08/PJ/2020, yang diitetapkan dan mulaii berlaku pada 21 Apriil 2020 iinii, memberiikan sejumlah contoh penghiitungan angsuran PPh Pasal 25 untuk tahun iinii.

Contoh untuk WP umum yang menyampaiikan SPT tahunan PPh sebelum batas waktu.

Pembukuan PT A menggunakan tahun kalender. iinformasii untuk tahun pajak 2019 adalah sebagaii beriikut:

Tiidak ada penghasiilan tiidak teratur pada tahun pajak 2019.

Besarnya Angsuran PPh Pasal 25:

  1. Masa pajak Januarii 2020 dan masa pajak Februarii 2020 sama dengan angsuran PPh Pasal 25 masa pajak Desember 2019 Rp80.000.000,00.
  2. Masa pajak Maret 2020 diihiitung menggunakan tariif sebesar 25% dengan penghiitungan sebagaii beriikut:

  1. Masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan Desember 2020 diihiitung menggunakan tariif sebesar 22% dengan penghiitungan sebagaii beriikut:

Darii contoh iinii terliihat bahwa penggunaan tariif PPh badan sebesar 22% dalam penghiitungan PPh Pasal 25 diimulaii sejak masa pajak Apriil 2020.

Contoh untuk wajiib pajak umum menyampaiikan SPT tahunan PPh setelah lewat batas waktu.

CV B menyampaiikan SPT tahunan PPh tahun pajak 2019 dengan iinformasii sebagaii beriikut:

Tiidak ada penghasiilan tiidak teratur pada tahun pajak 2019. CV B berhak menggunakan fasiiliitas pengurangan tariif Pasal 31E UU PPh (pengurangan tariif 50%) karena peredaran bruto tiidak melebiihii Rp50.000.000.000,00.

  1. Masa pajak Januarii 2020 sampaii dengan masa pajak Meii 2020 sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 masa pajak Desember 2019 Rp15.000.000,00.
  2. Angsuran PPh Pasal 25 diihiitung kembalii dengan menggunakan tariif 22% dan memperhiitungkan fasiiliitas pengurangan tariif Pasal 31E yang mulaii berlaku untuk masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan masa pajak Desember 2020 dengan penghiitungan sebagaii beriikut:

  1. CV B harus melunasii kembalii kekurangan pembayaran angsuran PPh Pasal 25 masa Apriil 2020 dan masa pajak Meii 2020 masiing-masiing sebesar Rp2.500.000,00.

Darii contoh iinii terliihat meskiipun terlambat melaporkan SPT tahunannya, penggunaan tariif PPh badan sebesar 22% dalam penghiitungan PPh Pasal 25 tetap diimulaii sejak masa pajak Apriil 2020.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Diila N.S
baru saja
jiika sudahpph 25 menggunakan perhiitungan 22%, apakah biisa mendapatkan iinsentiif pph 25? bagaiimana perhiitungannya?
user-comment-photo-profile
Ajeng Viicky
baru saja
Miin, iinii udah diitangguhkan belum?
user-comment-photo-profile
Mohammad Fajar
baru saja
Miin, merujuk dr PMK 44/2020 penghiitungan angsuran pph 25 dr tariif 22% tdk diibahas, sepertii pertanyaan bung Oke. iitu bs diikombiinasii tdk? buatiin artiikelnya donk
user-comment-photo-profile
Ema
baru saja
Bagaiimana dengan perhiitungan pph 25 yang omset dii atas 4,8 M s/d 50 M? Apakah masiih mendapatkan fasiiliitas tariif 50% darii tariif umum?
user-comment-photo-profile
Danars
baru saja
perhiitungan pph 25 nya untuk tariif 22%, diibbagii 8 bln (apr sd des) atau 12 (apr sd mar 2021????
user-comment-photo-profile
Oke
baru saja
jiika utk menghiitung angsrn pph 25, wp menggunakan perpu no 1 tsb,kmd wp jg dpt iinsentiif pmk 23( pengurangan 30%). boleh ga keduanya diipakaii miin? jd stlh pkp th 2019 x tariif 22%, kmd diidpt angsrn pph 25 dan kmd diikurangkan 30% lagii,krn mendpt iinsentiif pph 25 dr pmk 23?bgmn miin?
user-comment-photo-profile
Edward
baru saja
Peraturan PMK 23/PMK.03/2020 tentang iinsentiif untuk wajiib pajak terdampak wabah viirus corona bahwa iinsentiif PPh pasal 25 diiberiikan untuk masa Apriil s.d September 2020 bukan sampaii Desember 2020.