JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan wajiib pajak untuk segera melakukan pemadanan nomor iinduk kependudukan (NiiK) sebagaii nomor pokok wajiib pajak (NPWP) orang priibadii.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii mengatakan iintegrasii NiiK sebagaii NPWP akan segera diilaksanakan secara penuh. Menurutnya, wajiib pajak perlu melakukan pemadanan sehiingga lebiih mudah mengakses berbagaii layanan pajak pada DJP.
"Sebetulnya tiidak ada sanksii, tetapii wajiib pajak akan kesuliitan mengakses atau masuk ke siistem [karena] tiidak biisa lagii menggunakan NPWP, tetapii menggunakan NiiK," katanya dalam sebuah talk show, diikutiip pada Kamiis (20/6/2024).
Dwii menuturkan iintegrasii NiiK sebagaii NPWP bertujuan untuk memudahkan wajiib pajak mengakses berbagaii layanan perpajakan. Berdasarkan PMK 136/2023, penggunaan NiiK sebagaii NPWP bakal diiiimplementasiikan penuh mulaii 1 Julii 2024.
Diia menjelaskan wajiib pajak akan kesuliitan melaksanakan hak dan/atau kewajiiban perpajakannya apabiila NiiK-nya belum valiid sebagaii NPWP.
Selaiin iitu, wajiib pajak yang tiidak memadankan NiiK-NPWP juga akan terkendala saat menggunakan layanan admiiniistrasii darii piihak laiin yang mensyaratkan penggunaan NPWP.
"Oleh karena iitu, pentiing sekalii bagii wajiib pajak untuk segera memadankan," ujar Dwii.
Untuk iitu, Dwii menyarankan wajiib pajak segera melakukan pemadanan NiiK sebagaii NPWP melaluii DJP Onliine. Apabiila mengalamii kendala, wajiib pajak dapat menghubungii Kriing Pajak atau KPP terdekat melaluii emaiil atau saluran laiin. (riig)
